Share

Berkat Sentuhan Magis Cesar Azpilicueta, Kai Havertz Antar Chelsea Juara Piala Dunia Klub 2021

Ilham Sigit Pratama, Jurnalis · Senin 14 Februari 2022 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 14 51 2546983 berkat-sentuhan-magis-cesar-azpilicueta-kai-havertz-antar-chelsea-juara-piala-dunia-klub-2021-hcLpmYvBjp.jpg Cesar Azpilicueta, kapten Chelsea (Foto: Reuters)

BEK Chelsea, Cesar Azpilicueta mengakui bahwa dirinya melakukan perang psikologis sebelum Kai Havertz mencetak gol kemenangan Chelsea atas Palmeiras di ajang Piala Dunia Klub 2021, Minggu 13 Februari 2022.

Pemain asal Spanyol tersebut mengecoh pemain lawan. Ia memegang bola seolah-olah dirinya yang akan menjadi eksekutor penalti. Pemain 32 tahun itu semringah taktik itu berhasil, sehingga Chelsea berhak menggondol trofi Piala Dunia Klub 2021.

Kai Havertz

β€œItu adalah taktik karena saya tahu bagaimana mereka, saya tahu mereka akan mengerubungi kami sebelum menendang penalti, jadi saya datang memegang bola,” kata Cesar Azpilicueta dilansir dari Goal, Senin (14/2/2022).

Sebagaimana diketahui, Chelsea berhasil mengukuhkan diri sebagai menjadi tim terbaik dunia, usai mengandaskan Palmeiras 2-1 di Stadion Mohammed Bin Zayed, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Cesar Azpilicueta dkk unggul lebih dulu, melalui gol Romelu Lukaku pada menit 54’. Kemudian Raphael Veiga berhasil menyamakan kedudukan, 10 menit berselang setelah Lukaku mencetak gol, skor imbang 1-1, hingga laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Peluang Chelsea menjadi juara terbuka lebar, ketika Luan Garcia melakukan hand ball di kotak terlarang pada menit 116’. Kai Havertz yang sebenarnya ditinjuk sebagai algojo penalti. Hanya saja, Cesar Azpilicueta sempat mengecoh penggawa Palmeiras, seakan dirinya yang menjadi eksekutor.

β€œSaya menunggu dan mendengarkan semua yang dikatakan pemain mereka, dan saya pikir itu berhasil dan merupakan hal terpenting bagi kami,” ujarnya.

Chelsea juara piala dunia klub 2021

Chelsea juara Piala Dunia Klub 2021 (Foto: Reuters)

Selain untuk mengecoh lawan, aksinya itu juga untuk meringankan beban mental Kai Havertz. Sebab, ia menilai, sebagai seorang eksekutor penalti bukan perkara mudah. Terlebih, jika Kai Havertz gagal, harapan Chelsea jadi juara bisa saja sirna.

β€œKai tahu bahwa dia akan menembak. Jadi, saya coba untuk melepaskan tekanan yang ada pada dirinya. Itu adalah momen menentukan dan Kai adalah salah satu penendang penalti terbaik,” tandasnya.

Untuk diketahui, trofi Piala Dunia Klub ini merupakan yang pertama bagi tim besutan Thomas Tuchel sepanjang sejarah. Sebelumnya, Chelsea memang pernah melaju ke final Paial Dunia Klub 2012. Hanya saja, tim berjuluk The Blues itu gagal juara, setelah dikalahkan oleh Corinthians 0-1 di final.

(hth)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini