Share

Timnas Malaysia Naturalisasi Sergio Aguero, Mantan Pelatih Bayern Munich: Sama Saja Bunuh Sepakbola Malaysia!

Ramdani Bur, Jurnalis · Senin 14 Februari 2022 07:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 14 51 2546743 timnas-malaysia-naturalisasi-sergio-aguero-mantan-pelatih-bayern-munich-sama-saja-bunuh-sepakbola-malaysia-rOjz2Yt2wz.jpg Timnas Malaysia berencana menaturalisasi Sergio Aguero. (Foto: AFF)

MANTAN pelatih Tim Junior Bayern Munich, Lim Teong Kim, mengkritik kebijakan naturalisasi yang dibuat klub-klub Malaysia. Sosok yang pernah mengabdi di tim junior Bayern Munich selama 12 tahun (2000-2012) itu menilai, proyek naturalisasi sama saja membunuh sepakbola Malaysia.

Sekadar diketahui, klub-klub Malaysia diizinkan menaturalisasi pemain asing, asalkan si pesepakbola sudah memenuhi syarat untuk mendapatkan paspor Negeri Jiran. Salah satu syarat mendapatkan paspor Malaysia adalah, si pemain sudah tinggal di Negeri Jiran selama lima tahun.

Sergio Aguero

(Pahang FC berencana menaturalisasi Sergio Aguero)

Saat ini, salah satu klub Liga Super Malaysia, Pahang FC, berencana menaturalisasi dua pemain mereka, yakni Sergio Aguero (Argentina) dan Lee Tuck (Australia). Pahang FC berencana menaturalisasi dua pemain itu supaya mereka bisa mendatangkan pemain asing tambahan di Liga Super Malaysia -22.

Pola di atas dinilai Lim Teong Kim sama saja menghancurkan sepakbola Malaysia. Sebab, klub-klub tinggal mendatangkan pemain asing, tanpa perlu membentuk akademi sepakbola yang sejatinya dapat menghasilkan pemain-pemain berkualitas.

โ€œCara seperti ini (naturalisasi pemain) membunuh sepakbola Malaysia. Klub berpikir lebih baik membeli pemain asing dan setelah lima tahun menjadikan mereka sebagai pemain naturalisasi,โ€ kata Lim Teong Kim mengutip dari media Malaysia, Vocket FC.

โ€œKlub tidak perlu susah-susah untuk membuat akademi. Akibatnya, pemain lokal hanya menjadi pemain cadangan atau pemanis bangku cadangan saja. Kalau begini caranya maka selamat tinggal sepakbola Malaysia,โ€ tegas Lim Teong Kim.

Klub-klub di Indonesia sebelumnya juga sempat mempunyai privilege yang sama. Sejumlah klub Tanah Air berbondong-bondong menaturalisasi pemain asing mereka menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), asalkan sudah memenuhi masyarakat.

Beto Goncalves

(Sriwijaya FC mengajukan Beto Goncalves untuk dinaturalisasi)

Namun, baru-baru ini Kemenpora melarang klub untuk mengajukan proses naturalisasi pemain. Jika memang ada yang ingin dinaturalisasi, harus ada rekomendasi dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong atau PSSI.

Shin Tae-yong pun tegas. Ia tak mau menaturalisasi pemain yang tak memiliki darah Indonesia. Jadi pemain-pemain asing yang sudah lima tahun lebih berada di Indonesia, kecil peluangnya membela skuad Garuda racikan Shin Tae-yong.

Juru taktik asal Korea Selatan itu lebih tertarik menaturalisasi pemain keturunan Indonesia yang merumput di luar negeri. Sejauh ini sudah ada dua nama yang didapat, yakni Jordi Amat dan Sandy Walsh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini