“Agennya tetap diam. Kami melakukan semua yang kami bisa. Kami mengajukan dua tawaran untuk pergi selama enam bulan yang menurut kami sangat bagus. Kami terkejut dia tidak menerimanya, terutama yang terakhir dari klub Inggris,” lanjutnya.
Menurut Laporta pilihan itu tidak masuk akal karena merugikan kedua belah pihak. Di sisi sang pemain tidak dapat berkembang, sementara di sisi klub tidak akan mendapat benefit hingga pelepasannya di akhir musim nanti.

“Tapi dia lebih suka tinggal. Itu tidak masuk akal dan tidak baik untuknya atau klub. Dia masih dalam skuat tetapi Xavi juga harus memikirkan masa depan dan jika Dembele tidak akan berada di sini,” lanjut Laporta,.
“Kami yakin dia memiliki kesepakatan dengan klub lain yang telah disebutkan oleh agennya,” imbuhnya.
Kepergian Dembele di Januari 2022 bisa membantu Barcelona meringankan pembayaran gaji pemain, serta tentunya uang dari hasil penjualan pemain asal Prancis itu. Namun, nyatanya Dembele memilih tetap bertahan walaupun kesempatannya untuk bermain sangatlah kecil di Barcelona.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.