5 Alasan Ralf Rangnick Bakal Bikin Cristiano Ronaldo dan Manchester United Paling Ditakuti

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Kamis 09 Desember 2021 17:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 09 45 2514575 5-alasan-ralf-rangnick-bakal-bikin-cristiano-ronaldo-dan-manchester-united-paling-ditakuti-WWT1XsvL3L.jpg 5 alasan Ralf Rangnick bakal bikin Cristiano Ronaldo dan Manchester United paling ditakuti. (Foto: Twitter/ManUtd)

5 alasan Ralf Rangnick bakal bikin Cristiano Ronaldo dan Manchester United paling ditakuti dapat Anda ketahui di artikel ini. Seperti yang diketahui Rangnick memang hanya menjabat sebagai pelatih Man United sampai akhir musim 2021-2022, namun ia dipercaya sanggup membuat Setan Merah bangkit dalam kurun waktu tersebut.

Semua itu tentunya tak terlepas dari kehebatan Rangnick dalam membangun sebuah tim. Selama di Jerman, sudah banyak klub biasa yang tiba-tiba menjelma menjadi luar biasa berkat Rangnick. Sebut saja seperti RB Leipzig yang dalam beberapa tahun sanggup bersaing di papan atas Liga Jerman.

Dengan segala kemampuan dan ilmu yang dimiliki oleh Rangnick itulah yang membuat banyak pihak yakin Man United akan kembali ke masa jayanya. Dengan dipimpin Cristiano Ronaldo, Man United bakal kembali ditakuti. Lantas apa saja yang membuat hal itu dapat terjadi?

Berikut 5 Alasan Ralf Rangnick Bakal Bikin Cristiano Ronaldo dan Manchester United Paling Ditakuti:

5. Rangnick Mampu Ubah Gaya Bermain Man United

Ralf Rangnick

Beberapa waktu yang lalu Cristiano Ronaldo sempat memgeluhkan kecepatan bermain Man United asuhan Ole Gunnar Solskjaer yang terlalu lambat ketimbang saat CR7 membela Man United di era 2000-an.

Jika saja tempo permainan Man United bisa lebih, mungkin Setan Merah bisa kembali menjadi tim yang merepotkan seperti dulu dan Rangnick bisa menjadi jawaban untuk itu semua. Dengan gaya permainan gegenpressing, Rangnick dipercaya akan membuat Man United bermain lebih baik, cepat, dan tentunya efektif.

4. Man United Bakal Mendatangkan Banyak Pemain Menjanjikan

Ralf Rangnick

Selama ini Rangnick dikenal sebagai pelatih yang dapat menemukan bakat dari seorang pesepakbola muda. Sudah banyak contoh pemain hebat saat ini berawal dari rekrutan Rangnick saat masih membela klub lamanya, sebut saja seperti Erling Haaland, Sadio Mane, Timo Werner, Roberto Firminho, dan masih banyak lagi.

Semua nama-nama di atas itu kini sudah menjadi pemain bintang. Jadi, Rangnick kemungkinan besar akan melakukan hal yang sama di Man United, mendatangkan pemain berbakat nan menjanjikan yang pada masa depan bisa menjadi pemain hebat.

3. Memperkuat Akademi Manchester United

Rangnick beri waktu bermain pemain akademi Man United, Zidane Iqbal

Selain hebat dalam mencari bakat dari tim lain, Rangnick juga sering memberikan kesempatan kepada pemain yang berasal dari tim akademi. Ada banyak pemain muda yang diberikan kepercayaan oleh Rangnick dan kini menjadi pemain bintang.

Jika diingat-ingat, dulunya Rangnick pernah mempromosikan Dayot Upamecano, Sadio Mane, dan Joshua Kimmich ketika pemain tersebut masih sangat muda. Rangnick yang dikontrak menjadi konsultan Man United hingga dua tahun ke depan itu mungkin saja akan berperan penting dalam memperkuat akademi Setan Merah agar bisa memproduksi pemain yang jauh lebih hebat lagi.

2. Man United Bisa Lebih Kompak karena Rangnick Dikenal sebagai Pelatih yang Dekat dengan Pemain

Sesi latihan Manchester United

Selama dilatih Solskjaer, Man United dinilai terlalu bermain individu. Jarang permainan tim yang apik terlihat di kubu Setan Merah. Tentunya hal itu takkan terlihat di Man United era Rangnick.

Sebab Rangnick dikenal sebagai pelatih yang cukup dekat dengan para pemain timnya. Ia menjadikan komunikasi sebagai faktor penting dalam bermain dan dengan cara itu, mungkin saja para pemain Man United bisa menjadi lebih dekat dan semakin kompak.

Permainan yang kompak tentu akan sangat berbahaya di dalam sepakbola. Apalagi dengan gaya permainan Rangnick yang cepat dengan umpan-umpan pendek, kekompakan antar pemain memang sangat dibutuhkan.

1. Rangnick Bakal Buat Ronaldo Jadi Mesin Pencetak Gol seperti Dulu

Ralf Rangnick bersama Cristiano Ronaldo

Semenjak pindah ke Real Madrid pada 2009 silam, Ronaldo berganti gaya bermain menjadi sosok yang lebih sering bermain di tengah dan langsung melepaskan tendangan-tendangan akurat. Dengan usianya kini yang sudah berumur 36 tahun, Ronaldo pun jarang melakukan pressing.

Semua itu nyata dan semakin terlihat semenjak Ronaldo bergabung dengan Man United. CR7 jarang menekan lawan dan berlari dari sayap atau menggocek lawan.

Kendati begitu, saat Rangnick tiba di Man United dan memimpin langsung laga Setan Merah vs Crystal Palace di Liga Inggris 2021-2022, Ronaldo terlihat berbeda. Ia justru bermain dengan terus menekan lawan dan hal itu pun sampai dipuji oleh Rangnick.

Andai permainan Ronaldo tersebut terus diterapkan, maka CR7 yang dulu, yang sangat aktif bermain di lapangan mungkin bisa kembali. Jika itu sampai terjadi, maka pemain lawan tampaknya harus sangat waspada.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini