TEKNIK bertahan dan menyerang dalam sepakbola akan diulas dalam artikel ini. Penting bagi sebuah tim sepakbola untuk menguatkan lini pertahanan dan serang timnya demi mendapatkan hasil maksimal. Namun, itu semua dibutuhkan teknik bertahan dan menyerang yang sama baiknya.
Sebelum mengaplikasikannya dibutuhkan latihan yang konsisten. Karena itu, Okezone akan membahasnya dalam artikel kali ini.
Berikut 6 teknik bertahan dan menyerang dalam sepakbola yang perlu diketahui, mengutip dari Buku Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan oleh Moh.Gilang:
Teknik Bertahan
6. Man to Man Marking atau Penjagaan Satu Lawan Satu

(Harry Maguire saat melakukan man-to-man-marking kepada Mohamed Salah)
Pola pertahanan ini diperlukan supaya penyerang lawan tidak mampu menguasai bola dengan baik. Teknik ini memiliki keunggulan yakni Anda dapat mematikan pergerakan lawan karena hanya fokus menjaga satu pemain saja.
BACA JUGA: 10 Teknik Dasar Sepak Bola Beserta Penjelasannya
5. Zona Defense atau Penjagaan Daerah

Kelebihan dari teknik ini Anda tidak perlu beranjak dari posisi asli ketika merebut bola dari lawan. Hal itu membuat sebuah tim akan lebih mudah mengawali serangan balik ke wilayah lawan ketika sudah menguasai bola.
4. Pertahanan Kombinasi

Penggabungan Man to Man Marking dan Zona Defense juga perlu Anda latih. Tujuannya agar Anda bisa lebih cepat untuk meredam serangan lawan.
Teknik Menyerang
3. Wall Pass atau Operan Satu-Dua
Untuk menjadi penyerang andal, Anda harus menguasai teknik mengoper satu-dua. Tujuannya untuk mengelabui lawan saat berada di lini pertahanan lawan.
Pemain dapat menggunakan 3 bagian kakinya untuk mengoper bola, yaitu kaki bagian dalam, bagian luar dan punggungan kaki. Dalam strategi ini, ada satu pemain yang bertugas sebagai tembok.
Pemain tembol tak hanya menerima umpan, ia juga harus melepaskan umpan kembali kepada sang rekan yang sebelumnya telah memberikannya umpan kepadanya.
2. Throw In atau Lemparan ke Dalam

Bola keluar melewati garis samping lapangan sepakbola otomatis permainan dilanjutkan dengan lemparan ke dalam. Cara melakukan lemparan ke dalam memakai kedua tangan dari belakang kepala.
Titik diambilnya lemparan ke dalam merupakan tempat di mana bola bergulir keluar lapangan. Tak jarang lewat strategi ini bisa berujung gol.
1. Tendangan Bebas dan Tendangan Penjuru
Tendangan bebas terjadi jika ada pelanggaran yang dilakukan pemain lawan. Dalam teknik ini, Anda membutuhkan kekuatan dan teknik yang cukup untuk menendang bola.
Selain itu, Anda juga harus memerhatikan akurasi tendangan agar bola tepat sasaran dan berubah menjadi gol. Bagaimana dengan Tendangan Penjuru?
Tendangan penjuru atau sepak pojok diberikan ketika seluruh bola melewati garis ujung lapangan, entah itu di tanah atau di udara. Namun, si bola harus mengenai bagian tubuh pemain lawan terlebih dulu sebelum dinyatakan sebagai tendangan penjuru.
Karena itu, agar dapat menunjukan performa terbaik saat bermain, Anda harus menguasai beberapa teknik di atas. Namun, dibutuhkan latihan rutin untuk mendapatkan hasil maksimal.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.