5 Alasan Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2020, Nomor 1 Tangan Dingin Shin Tae-yong

Ramdani Bur, Jurnalis · Sabtu 20 November 2021 10:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 20 51 2504749 5-alasan-timnas-indonesia-juara-piala-aff-2020-nomor-1-tangan-dingin-shin-tae-yong-VisrtctCFu.jpg Berikut 5 alasan Timnas Indonesia juara Piala AFF 2020. (Foto: Instagram/@asnawi_bhr)

SEJUMLAH alasan membuat Tim Nasional (Timnas) Indonesia bisa keluar sebagai juara Piala AFF 2020. Gelar juara memang dibebankan Ketua Umum PSSI kepada pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Mau tidak mau, Shin Tae-yong harus putar otak mencari cara mengantarkan skuad Garuda meraih trofi Piala AFF pertamanya. Lantas, apa saja alasan Timnas Indonesia bisa juara Piala AFF 2020?

Berikut 5 alasan Timnas Indonesia juara Piala AFF 2020:

5. Persiapan Matang

Timnas Indonesia

Persiapan matang dilakukan Timnas Indonesia sebelum turun di Piala AFF 2020. Sejak Oktober 2020, pemain sudah berkumpul. Mulai dari melakoni playoff Kualifikasi Piala Asia 2023 hingga kini di Turki untuk menjalani pemusatan latihan.

Hal ini otomatis membantu membentuk kekompakan di dalam tim. Tentu harapannya persiapan matang dapat membantu Timnas Indonesia mengakhiri paceklik gelar di ajang dua tahunan ini.

4. Pengalaman Pemain di Luar Negeri

Elkan Baggott

Timnas Indonesia diperkuat enam pemain yang merumput di luar negeri. Mereka ialah Elkan Baggott (Ipswich Town, Inggris), Egy Maulana Vikri (FK Senica, Slovakia), Witan Sulaeman (Lechia Gdansk, Polandia), Ryuji Utomo (Penang FC, Malaysia), Asnawi Mangkualam (Ansan Greeners, Korea Selatan) dan Syahrian Abimanyu (Johor Darul Takzim, Malaysia).

Pengalaman yang didapatkan bersama sang klub, dipercaya dapat ditularkan nama-nama di atas kepada para pemain Timnas Indonesia yang bermain di dalam negeri. Jika perpaduan ini berjalan manis, hasil positif diprediksi bakal dipetik.

3. Lawan Kelelahan

Timnas Vietnam U-23

Vietnam dan Malaysia merupakan lawan utama Timnas Indonesia di Fase Grup B Piala AFF 2020. Namun, kelelahan dan persiapan minim yang dialami tim lawan merupakan kabar baik bagi Timnas Indonesia.

Golden Stars –julukan Vietnam– baru saja melakoni dua laga berat kontra Jepang dan Arab Saudi di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Tentu laga tersebut menguras energi Vietnam.

Sementara Malaysia minim persiapan. Efek ada Piala Malaysia yang masih bergulir, pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, baru bisa mengumpulkan Dion Cools dan kawan-kawan pada Rabu, 1 Desember 2021, atau empat hari sebelum turnamen digelar!

2. Kemungkinan Dibela 4 Pemain Keturunan

Sandy Walsh

Meski peluangnya kecil, kesempatan Timnas Indonesia diperkuat empat keturunan berkualitas masih terbuka. Saat ini, Menpora dan PSSI sedang memproses empat pemain keturunan, Kevin Diks, Jordi Amat, Sandy Walsh dan Mees Hilgers untuk dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Berbeda dari proyek naturalisasi edisi-edisi sebelumnya, kali ini pemain-pemain yang dinaturalisasi merupakan pemain jempolan. Hal itu karena mereka mentas di kompetisi level tinggi Eropa. Bahkan Mees Hilgers saat ini berstatus bek andalan klub kasta teratas Liga Belanda, FC Twente.

1. Shin Tae-yong

Shin Tae-yong

Semuanya menjadi sia-sia jika tak ada Shin Tae-yong di kursi pelatih. Pelan-pelan, pelatih asal Korea Selatan ini mengubah mentalitas skuad Garuda.

Shin Tae-yong bukanlah pelatih kacangan. Selain pernah membawa Korea Selatan mengalahkan Jerman di Piala Dunia 2018, Shin Tae-yong pernah memenangkan sejumlah gelar.

Beberapa di antaranya adalah trofi Liga Champions Asia 2010 bersama Seong Ilhwa Chuna. Kemudian pada 2017, Shin Tae-yong mengantarkan Korea Selatan juara Piala AFF-nya Asia Timur setelah bersaing ketat dengan Jepang. Jadi, sanggup bawa Timnas Indonesia juara Piala AFF 2020, Shin Tae-yong?

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini