Share

Menpora Tak Masalah Shin Tae-yong Ajukan 4 Pemain Keturunan Bela Timnas Indonesia

Tino Satrio, Jurnalis · Kamis 18 November 2021 15:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 18 51 2503841 menpora-tak-masalah-shin-tae-yong-ajukan-4-pemain-keturunan-bela-timnas-indonesia-MJHVvyZRMD.jpg Menpora Zainudin Amali tak masalah Shin Tae-yong ajukan 4 pemain keturunan bela Timnas Indonesia. (Foto/MPI/Tino Satrio)

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali tidak mempermasalahkan permintaan Shin Tae-yong yang mengajukan empat pemain keturunan untuk membela Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Baginya yang penting sang pemain mau untuk menjadi warga negara Indonesia (WNI).

Shin Tae-yong telah mengajukan empat nama pemain keturunan Indonesia yang bermain di Eropa. Mereka adalah Sandy Walsh, Mees Hilgers, Kevin Diks, dan Jodi Amat.

Foto/Instagram

Menyikapi pengajuan pelatih asal Korea Selatan tersebut, Menpora Amali tidak masalah dengan permintaan Shin Tae-yong. Hanya saja, dia menekankan agar sang pemain yang dipilih mau untuk menjadi WNI.

Baca juga: Timnas Indonesia Andalkan 30 Pemain di Piala AFF 2020, Kode 4 Slot Tersisa Diisi Pemain Naturalisasi

"Yang penting dia mau memilih disini, di Indonesia. Kalau dia sudah memilih, ya dia sudah tidak bisa lagi lepas," kata Amali dalam konferensi pers virtual, Kamis (18/11/2021).

Baca juga:  Pemain Liga Jepang Riki dan Riku Matsuda Tertarik Gabung Timnas Indonesia

Kendati begitu, Amali belum menerima permintaan dari PSSI terkait empat pemain keturunan tersebut. Namun, ia menyebut para pemain yang diajukan memiliki darah keturunan Indonesia.

"Pemain keturunan saya belum dapat dari PSSI, yang pasti itu lebih jelas dan lebih ada kaitan karena punya darah Indonesia," ujarnya.

Foto/Instagram

Lebih lanjut, Amali juga menyebut permintaan federasi tentunya akan ditelusuri dan ditindak lanjuti. Hal itu karena hanya federasi yang bisa mengajukan permintaan naturalisasi, dan bukan klub.

"Prosesnya itu biasanya kan ada usulan dari PSSI karena saya tidak mau menerima usulan klub. Kalau dulu usulan klub diterima, tapi sekarang tidak lagi. Harus dari federasi agar ada yang bertanggung jawab," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini