5 Pesepakbola yang Menyesal Pergi dari Barcelona, Nomor 1 Peraih Trofi Ballon dOr 1999

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 09 November 2021 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 08 51 2498518 5-pesepakbola-yang-menyesal-pergi-dari-barcelona-nomor-1-peraih-trofi-ballon-dor-1999-TcxVI0vlV1.jpg Rivaldo membela Barcelona pada 1997-2002. (Foto/Barcelona)

LIMA pesepakbola yang menyesal pergi Barcelona akan diulas dalam artikel ini. Beberapa nama yang masuk daftar pernah memperkuat tim besar lainnya di benua Eropa.

Barcelona merupakan salah satu klub sepakbola terbesar yang ada di dunia. Maklum saja, pasalnya Blaugrana memiliki sejarah yang bagus dan prestasi gemilang. Barca tak hanya menjadi klub menghasilkan para pemain top dunia, namun para pesepakbola hebat juga kerap mengidamkan membela publik Camp Nou.

Kendati begitu, nyatanya tak semua pemain ingin terus membela membela Barcelona. Tercatat, Berikut lima pemain yang menyesal meninggalkan Barcelona:

5 Alexis Sanchez

Alexis Sanchez digadang-gadang akan bersinar setelah didatangkan dari Udinese pada 2011-2012. Namun, penampilannya tak mendapat sorotan karena kalah jauh dari Lionel Messi. Penampilan Sanchez baru terlihat pada musim terakhirnya di Barcelona.

Foto/Inter Milan

Itu pun karena Messi banyak menepi karena banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan karena cedera. Sanchez memutuskan pindah ke Arsenal pada akhir musim 2013-2014. Isu pertengkaran dengan Messi mengiringi kepergian Sanchez dari Camp Nou ke Arsenal.

Baca juga: 5 Alasan Laurent Blanc Segera Resmi Jadi Pelatih Manchester United, Nomor 1 Ikuti Xavi Hernandez

Sanchez sempat membela Man United, namun jarang mendapat menit bermain. Dia kini bermain untuk raksasa Italia, Inter Milan.

4. Claudio Bravo

Claudio Bravo datang ke Barcelona untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Victor Valdes pada 2014. Selama dua musim dia berada di Camp Nou, Bravo terbukti menjadi salah satu anggota skuad Luis Enrique yang paling bisa diandalkan.

Baca juga: 5 Pelatih Hebat yang Berstatus Tanpa Klub per November 2021, Nomor 1 Spesialis Liga Champions

Dalam 75 pertandingan bersama Blaugrana, penjaga gawang asal Chili itu berhasil menjaga 43 clean sheet, hanya kebobolan 44 gol.

Foto/Reuters

Terkesan oleh Bravo, Pep Guardiola membujuknya untuk pindah ke Manchester City. Namun, kiper berpengalaman itu tampaknya tidak memiliki kepercayaan diri di Etihad, dan konsisten membuat kesalahan.

Bravo dengan cepat digantikan oleh Ederson pada musim panas berikutnya, menghabiskan sisa karirnya di City di bangku cadangan. Setelah memenangkan treble di musim debutnya bersama Barcelona, Bravo kini bersaing untuk memperebutkan posisi starter bersama Rui Silva di Real Betis.

3. Ilaix Moriba

Ilaix Moriba merupakan pemain akademi lulusan Barcelona yang dianggap akan bersinar. Dia telah bermain 14 kali di Liga Spanyol 2020-2021.

Foto/Twitter

Kesuksesan tersebut membuat anak muda itu menuntut kenaikan upah. Menolak untuk menurut permintaan Moriba, Presiden Barca, Joan Laporta memfasilitasi transfernya ke RB Leipzig. Hanya saja dia belum menunjukkan dampak apa pun di klub Jerman tersebut.

Gelandang berusia 18 tahun itu rupanya rela mengeluarkan uang dari koceknya sendiri. Dia pun mempersingkat mimpi buruknya di Jerman dan kembali ke Barcelona.

2. Alexander Hleb

Alexander Hleb bergabung dengan Barcelona dari Arsenal pada 2008 setelah bermain cemerlang di Emirates. Dalam tiga musimnya bersama The Gunners, penyerang Belarusia itu berhasil mendapatkan kepercayaan dari para pendukung Arsenal.

Foto/Barcelona

Namun, Pep Guardiola pelatih Barcelona saat itu tidak pernah menunjukkan kepercayaan pada rekrutan barunya. Akibatnya Hleb banyak menghabiskan waktunya di bangku cadangan.

Frustrasi ia klub meminjamkannya ke klub lain. Namun, mengungkapkan penyesalannya karena meninggalkan Barcelona.

"Sekarang saya akan melakukan segalanya secara berbeda. Saya seharusnya berjuang sampai akhir untuk mendapatkan tempat di barisan Barca. Sekarang saya mengerti bahwa itu adalah kesalahan saya, karena saya memprovokasi konflik dengan sengaja, dengan kebodohan saya sendiri," ujarnya.

1. Rivaldo

Sebelum Ronaldinho dan Lionel Messi, Camp Nou memiliki pemain nomor punggung 10 yang ikonik. Dia adalah Rivaldo yang nomor 10 di awal 2000-an.

Rivaldo adalah favorit penggemar di Catalan. Penyerang Brasil itu memikat penonton dengan bakat dan penyelesaian klinisnya.

Foto/AS

Sebanyak 130 gol dalam 235 penampilan bersama Barcelona mendorong raksasa Catalan itu meraih empat gelar dalam lima musim. Namun, pertengkaran dengan bos Louis Van Gaal mengakibatkan Rivaldo pindah ke AC Milan pada tahun 2002. Namun, ia gagal total untuk mengamankan tempat di starting lineup Carlo Ancelotti.

Pemenang Ballon d’Or 1999 itu hanya bisa mengumpulkan delapan gol saat membela AC Milan. Penampilannya yang mengecewakan membuat Rivaldo memenangkan Bidone d'Oro, yang dianugerahkan kepada pemain terburuk di Liga Itala, pada 2003.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini