Ciprian Tatarusanu Hapus Catatan Buruk Kiper AC Milan Selama 40 Tahun Usai Tepis Penalti Lautaro Martinez

Cikal Bintang, Jurnalis · Selasa 09 November 2021 02:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 08 47 2498473 ciprian-tatarusanu-hapus-catatan-buruk-kiper-ac-milan-selama-40-tahun-usai-tepis-penalti-lautaro-martinez-y6MZFKJAGd.JPG Ekspresi Ciprian Tatarusanu usai menipis penalti Lautaro Martinez. (Foto: Reuters)

MILAN AC Milan memang ditahan Inter Milan 1-1 saat kedua tim tersebut berjumpa di laga pekan ke-12 Liga Italia 2021-2022 pada Senin 8 November 2021 dini hari WIB. Meski gagal menang, Milan tetap boleh berbangga karena mereka baru saja menghapus catatan kelam yang sudah terukir selama 40 tahun lamanya.

Dalam laga bertajuk ‘Derbi Della Madonnina’ itu, penjaga gawang AC Milan, Ciprian Tatarusanu tepatnya berhasil mengakhiri catatan buruk kiper Rossoneri -julukan AC Milan- usai menepis penalti Lautaro Martinez.

Bertanding di San Siro, Tatarusanu memang gagal menyelamatkan penalti Hakan Calhanoglu (11’) di awal laga. Namun begitu, Inter Milan yang mendapatkan kesempatan emas keduanya lewat Lautaro yang justru gagal mengonversinya menjadi gol.

Baca Juga: Gagal Kalahkan AC Milan, Simone Inzaghi: Inter Milan Pantas Dapat Lebih!

Ciprian Tatarusanu menepis tendangan penalti Lautaro Martinez

Penyelamatan tersebut membuat Tatarusanu menjadi penjaga gawang pertama yang berhasil menyelamatkan gawang AC Milan di Derbi Della Madonnina setelah 40 tahun. Terakhir, penyelamatan penalti oleh kiper Rossoneri di derby Milan terjdi pada musim 1981-1982.

Menurut laporan Tuttomercatoweb, pada musim 198-1982 itu, kiper Milan, Ottorino Piotti berhasil menggagalkan penalti Evaristo Beccalossi. Setelah itu, tidak ada satupun penjaga gawang AC Milan yang mampu melakukan penyelamatan saat tos-tosan dengan pemain Nerazzuri -julukan Inter Milan.

Merayakan penyelamatan tersebut, Tatarusanu girang bisa menepis tendangan Lautaro Martinez. Menurutnya, ia sudah mempelajari Lautaro selama berlatih dengan dua pelatih kiper Milan, Gigi Ragno dan Dida.

“Itu adalah momen penting, penyelamatan yang sulit, itu adalah penalti tersulit yang pernah saya selamatkan. Saya berharap untuk terus seperti ini,” kata Tatarursanu dilansir dari Tuttomercatoweb, Selasa (9/11/2021).

"Tidak ada yang lebih baik dari ini,” sambungnya.

Ciprian Tatarusanu menepis tendangan penalti Lautaro Martinez

“Untuk seorang penjaga gawang yang jarang bermain, latihan sangat penting. Mereka (Ragno dan Dida) melakukan pekerjaan yang sangat baik, kami memiliki hubungan yang baik dan bahkan hari ini kami banyak mempelajari Lautaro (Martinez),” lanjutnya.

Dengan hasil imbang kontra Inter itu, Milan pun terus menjaga tren tidak terkalahkan mereka di Liga Italia 2021-2022. Berkat performa apik mereka di 12 laga Liga Italia musim ini, Milan pun kini bertengger di peringkat kedua.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini