Share

5 Pesepak Bola Top Dunia yang Alih Profesi Petinju, Nomor 1 Legenda Manchester United

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 01 November 2021 16:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 01 51 2494981 5-top-pesepak-bola-dunia-yang-alih-profesi-jadi-petinju-nomor-1-legenda-manchester-united-EQ8HaGIXFJ.jpg Lima top pesepak bola dunia yang beralih menjadi petinju, salah satunya Rio Ferdinand. (Foto/Wikimedia Commons)

5 pesepak bola top dunia yang alih profesi petinju akan dibahas dalam artikel ini. Mantan bintang Manchester United, termasuk pemain yang beralih dari lapangan hijau ke ring tinju.

Menjadi pemain sepak bola tenar mungkin menjadi impian bagi sejumlah orang. Namun siapa kira, para pesepak bola juga memiliki keinginan lain setelah tak produktif sebagai pemain. Beberapa pemain menjadi pelatih, sementara yang lainnya memilih menjadi petinju. Berikut lima pesepak bola yang beralih menjadi petinju:

5. Wayne Bridge

Mantan pemain ini Chelsea ini memutuskan pensiun dari sepak bola pada 2013 silam. Lima tahun berselang setelah gantung sepatu, Wayne Bridge memilih alih profesi dengan menjadi petinju.

 Foto/Chelsea

(Wayne Bridge saat membela Chelsea)

Bridge masuk arena tinju dengan melawan bintang TV Inggris, Spencer Matthews. Lawannya tersebut lebih muda sembilan tahun lebih muda darinya.

Pertarungan Bridge melawan Matthews berlangsung tiga ronde. Pada duel tersebut, Bridge tampil lebih baik. Dia pun memenangkan pertarungan dengan poin lebih baik dari lawannya.

4. Curtis Woodhouse

Woodhouse sebelum menjadi petinju pernah membela Birmingham City, Sheffield United Peterborough hingga Hull City. Namun, karena performa yang tak kunjung membaik, dia pensiun dari sepak bola pada usia 26 dan beralih menjadi petinju.

Foto/Ist

(Curtis Woodhouse)

Saat menekuni dunia tinju profesional, Woodhouse cukup apik. Dia meraih 24 kemenangan dari 31 laga yang telah dilakoninya. Pada 2011, Woodhouse bahkan menantang Frankie Gavin untuk memperebutkan sabuk kelas welter WBO Intercontinental. Namun dia kalah poin dalam pertarungan 12 ronde tersebut.

3. Leon McKenzie

Pemain ini adalah penyerang bintang saat membela Norwich City , Peterborough dan hingga Coventry. Setelah gantung sepatu pada Januari 2013, McKenzie mengenakan sarung tangan enam bulan kemudian.

Foto/Premier League

(Leon McKenzie)

Saat debut sebagai petinju, McKenzie mengalahkan John Mason di York Hall. Dia bahkan tak terkalahkan dalam sembilan pertarungannya secara berturut-turut.

McKenzie mengalami kekalahan perdana saat melawan Jahmaine Smyle pada perebutan juara Inggris.

2. Katie Taylor

Eks pesepak bola ini bisa dibilang petinju wanita top dunia. Taylor sendiri adalah mantan pemain sepak bola untuk Timnas Republik Irlandia.

Foto/Dublin Live

(Katie Taylor)

Mantan pemain sayap itu pernah bermain untuk Peamount United pada akhir 2000-an. Namun dia absen saat timnya tampil di final FAI Wanita pada 2009.

Taylor bermain 11 caps untuk negaranya, mencetak dua gol. Mantan rekan setimnya Marie Curtin, menilai Taylor berpotensi menjadi pesepak bola kelas atas jika tidak beralih menjadi petinju.

"Tidak ada hambatan. Pola pikirnya sangat kuat dan Anda membutuhkan pemimpin seperti itu di tim Anda untuk menang," ujar Curtin.

1. Rio Ferdinand 

Ferdinand merupakan legenda Manchester United dan Timnas Inggris. Dia meraih berbagai trofi bergengsi saat membela Setan Merah, seperti Liga Inggris dan Liga Champions.

Foto/Bet Fair

(Rio Ferdinand)

Pada 2015, Ferdinand memutuskan pensiun. Dua tahun berselang, dia masih ring tinju setelah mendapatkan sponsor dari perusahaan judi. Hanya saja, lisensinya sebagai petinju ditolak.

"Dengan berat hati saya menggantung sarung tangan saya,” ujarnya.

"Tidak diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan saya kepada BBBofC melalui penilaian standar yang diberikan kepada orang lain sulit untuk diterima," tambahnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini