5 Pesepakbola Bintang yang Kesal Usai Tumbang di Perebutan Gelar Ballon dOr, Nomor 1 Kesal Man United Dibantai Liverpool

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 25 Oktober 2021 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 51 2491379 5-pesepakbola-bintang-yang-kesal-usai-tumbang-di-perebutan-gelar-ballon-dor-nomor-1-kesal-man-united-dibantai-liverpool-SyELRHbW4X.jpg Cristiano Ronaldo peraih lima trofi Ballon dOr. (Foto/Reuters)

LIMA pesepakbola bintang yang kesal usai tumbang di perebutan gelar Ballon d’Or akan diulas dalam artikel ini. Ballon d’Or adalah penghargaan individu paling bergengsi dalam sepakbola.

Ballon d'Or telah didominasi oleh Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Dalam 12 edisi terakhir, Lionel Messi telah memenangkan penghargaan enam kali, sementara Cristiano Ronaldo telah memenangkannya lima kali.

Luka Modric adalah satu-satunya pemain yang berhasil mematahkan dominasi keduanya mereka. Dia memenangkan penghargaan pada tahun 2018.

Terlepas dari itu, sejumlah nama pemain sepakbola berlabel bintang pernah kesal karena kalah dalam perebutan trofi. Berikut lima di antaranya:

5. Franck Ribery

Eks pemain Tim Nasional (Timnas) Prancis ini seharusnya layak mendapatkan trofi Ballon d’Or 2013. Ia meraih treble winners bersama Bayern Munich dan berperan penting akan kesuksesan tim tersebut pada msim 2012-2013.

Foto/Fiorentina

Meski demikian, Ribery justmalah kalah dari Cristiano Ronaldo yang hanya apik di sektor individu. Ronaldo mampu mencetak 55 gol dari 55 pertandingan. Namun, prestasi itu sudah cukup mengalahkan Ribery yang lebih baik dari Ronaldo.

4. Thierry Henry

Thierry Henry adalah satu pemain depan hebat pada zamannya. Pada 2001 dia merasa kesal karena kalah dari Michael Owen yang meraih Ballon d’Or. Kemarahan Henry disampaikan cerita oleh rekan setimnya di Timnas Prancis, Emmanuel Petit.

Baca juga: 5 Calon Kuat Pelatih Pengganti Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United, Nomor 1 Siap Bawa 2 Pemain

Foto/Daily Mail

“Saya ingat ketika (Prancis) menghadapi Cile di Santiago. Saat berada di ruang ganti, Thierry Henry mendengar kabar bahwa Michael Owen memenangkan Ballon dOr 2001. Saat itu Henry sangat kecewa,” ungkap Petit mengutip dari Goal International.

Baca juga: 5 Kandidat Pemenang Trofi Ballon dOr 2021 per Oktober, Nomor 1 Andalan Baru PSG

Namun, secara individu, Owen lebih baik dari Henry. Dia berhasil membantu Liverpool meraih Piala FA, Piala Piala Liga Inggris dan Liga Eropa pada 2000-2001. Michael Owen juga mampu mencetak 24 gol dari 46 pertandingan

Sedangkan hanya mengemas 22 gol dari 53 pertandingan. Dia pun gagal membantu Arsenal meraih satu pun trofi pada 2000-2001.

3. Wesley Sneijder

Pada musim 2009-2010, Wesley Sneijder mampu membantu Inter Milan meraih treble winners. Itu adalah pertama kalinya klub asal Italia mampu mengawinkan gelar Liga Italia, Coppa Italia, dan Liga Champions dalam satu musim.

Foto/Twitter

Tak hanya di level klub, Sneijder juga berhasl mengantarkan Belanda ke babak final Piala Dunia 2010. Walau pada akhirnya Belanda dikalahkan Spanyol 0-1, tetap saja Sneijder kala itu bermain sangat baik.

Kendati begitu, anehnya Sneijder gagal masuk nominasi untuk meraih penghargaan individu itu. Pada musim tersebut Lionel Messi yang hanya membantu Barcelona juara Liga Spanyol 2009-2010 justru memenangkan trofi Ballon dOr.

2. Manuel Neuer

Manuel Neuer hampir memenangkan trofi Ballon dOr 2014. Namun, pada akhirnya ia kalah saing dengan Cristiano Ronaldo. Ketika sadar dikalahkan Ronaldo meski pada tahun tersebut ia sukses mengantarkan Jerman menjuarai Piala Dunia 2014, Neuer lantas meragukan penilaian yang memenangkan CR7.

Foto/Reuters

Ia merasa hanya pemain yang bisa mencetak gol dan assist yang dihargai, sementara kiper sepertinya justru sering tak dianggap. Setelah pertandingan, hal yang ditonjolkan adalah siapa yang mencetak gol dan assist. Mereka cenderung tidak mengingat bahwa kiper mengambil risiko besar untuk mengatur permainan dari belakang,” ucap Manuel Neuer.

1. Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo mungkin sudah memiliki lima trofi Ballon dOr. Namun, CR7 ternyata pernah ngambek juga karena gagal memenangkan trofi tersebut. Kejadian itu terjadi pada 2018, di mana Ronaldo sukses mengantarkan Real Madrid juara Liga Champions 2017-2018 dan mencetak 44 gol dari 44 laga di berbagai kompetisi.

Foto/Reuters

Kendati begitu, Ronaldo justru kalah dari rekan setimnya Luka Modric. Modric unggul lantaran sanggup mengantarkan Timnas Kroasia mencapai final Piala Dunia 2018.

“Jelas saya kecewa. Di lapangan, saya memenangkan segalanya untuk meraih trofi Ballon dOr, dan angka tidak berbohong,” kata Cristiano Ronaldo.

Baru-baru ini, Ronaldo merasa kesal saat timnya dibantai Liverpool pada pekan kesembilan Liga Inggris 2021-2022. Dia frusrtrasi timnya dibantai dan sempat menendang bola yang saat itu berada di tubuh Curtis Jones yang sudah terjauh.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini