Namun, prestasi itu harus dibayar mahal. Bintang mereka Jean Petter Hauge direkrut AC Milan, Philip Zinckernagel hengkang ke Watford. Selain itu, penyerang Kasper Junkel mencoba peruntungan ke Liga Jepang, bergabung bersama Urawa Red Diamonds.
Tekad pantang menyerah Botheim terbayar membuahkan hasil. Botheim diboyong klub yang berasal dari daerah Lingkar Arktik tersebut. Botheim menjadi jawaban atas permasalahan Bodo/Glimt yang tidak memiliki dana untuk merekrut pemain berkelas.

Saat itu, tidak ada yang memperkirakan bahwa Botheim akan bangkit kembali. Publik sudah melupakannya. Tetapi, Botheim menjelma menjadi menjadi iblis di lini serang Bodo/Glimt.
Botheim langsung membuktikan diri dengan selalu mencetak gol di lima laga perdananya di Bodo/Glimt. Botheim juga memberi ucapan terima kasih karena sudah membuangnya kepada Rosenborg dengan mencetak gol pembuka pada laga yang berlangsung pada Minggu 16 Mei 2021 tersebut.
Dengan capaian, 18 gol dan delapan assist di semua kompetisi selama berseragam Botheim, menarik melihat klub elit mana yang berhasil meminangnya. Apakah Botheim bisa sesukses Haaland?
(Rachmat Fahzry)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.