Share

PSG Dituding Langgar Aturan FFP, Presiden Liga Spanyol Klaim Punya Buktinya

Antara, Jurnalis · Minggu 10 Oktober 2021 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 09 51 2483775 psg-dituding-langgar-aturan-ffp-presiden-liga-spanyol-klaim-punya-buktinya-T4YapD4Zlr.jpg Para pemain baru PSG. (Foto: Reuters)

MADRID – Paris Saint-Germain (PSG) terus jadi sorotan usai berhasil mendatangkan sederet pemain bintang di bursa transfer musim panas 2021. Presiden Liga Spanyol, Javier Tebas, kini mengklaim memiliki bukti bahwa PSG telah melanggar aturan Financial Fair Play (FFP).

PSG mendatangkan Lionel Messi pada musim panas kemarin dengan status bebas transfer sehingga menambahkan gaji selangit pemain Argentina tersebut ke dalam anggaran pengeluaran klub. Padahal, tim mereka sudah dipenuhi bintang-bintang kelas dunia seperti Neymar dan Kylian Mbappe.

Lionel Messi

FFP memastikan klub tidak boleh memiliki pengeluaran lebih besar dari pemasukan. Tebas menegaskan PSG tidak mungkin menghasilkan pendapatan yang cukup untuk membayar skuad yang mereka miliki.

BACA JUGA: Kacau! Real Madrid Ingin Tinggalkan Liga Spanyol demi Gabung Liga Inggris?

“Saya mengkritik PSG karena tidak menghasilkan uang untuk memiliki skuad yang dimiliki mereka sekarang,” kata Tebas, dalam wawancara dengan l'Equipe.

“Ini menyebabkan distorsi kompetisi dalam ekonomi sepak bola Eropa. Itu tidak sesuai dengan sponsor sebenarnya,” lanjutnya.

BACA JUGA: Soal Kepergian Lionel Messi dari Barcelona, Presiden Liga Spanyol Tegaskan Bukan karena Masalah Keuangan

“Bagaimana PSG bisa menjelaskan kepada kami bahwa mereka memiliki skuad senilai hampir 600 juta euro (Rp9,85 triliun)? Bila Anda memenangkan Ligue 1, Anda tidak akan mendapatkan lebih dari 45 juta euro (Rp738 miliar), itu mustahil,” jelas Tebas.

“Saya mengundang presiden PSG dan presiden liga Prancis menunjukkan kepada mereka angka yang kami miliki dan di mana letak penyimpangannya. Mereka tidak menjawab saya. Mereka cepat mengkritik saya, bukan menjawab saya,” tutur Tebas.

“Saya dapat menunjukkan, dengan angka untuk mendukungnya, penipuan dalam menghadapi Financial Fair Play. Bila Messi dan Neymar tetap bersama PSG, saya tidak peduli. Intinya adalah semua ini sangat merugikan sepak bola Eropa. Saya bukan satu-satunya yang mengatakan soal ini,” sambungnya.

Saat memperkenalkan Messi pada Agustus, Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi menegaskan klubnya tidak melanggar aturan keuangan apa pun saat mendatangkan pemenang Ballon D'or enam kali tersebut.

Lionel Messi

“Mengenai aspek keuangan, saya akan menjelaskan: kami tahu aturan Financial Fair Play dan kami akan selalu mengikuti peraturan. Sebelum kami melakukan apa pun, kami memeriksa dengan orang komersial, keuangan dan hukum kami,” jelas Nasser.

“Kami memiliki kapasitas untuk mengontraknya. Bila kami merekrut Leo (Messi), itu karena kami bisa, bila tidak kami tidak akan melakukannya,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini