Profil Arema FC: Sejarah Berdiri, Prestasi hingga Stadion Kebanggaan

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Jum'at 08 Oktober 2021 17:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 08 49 2483488 profil-arema-fc-sejarah-berdiri-prestasi-hingga-stadion-kebanggaan-79WVA8Cah5.jpg Profil Arema FC. (Foto: AremaMedia)

PROFIL Arema FC akan dibahas Okezone dalam artikel kali ini. Arema FC adalah salah satu tim besar yang ada di Indonesia.

Klub asal Malang, Jawa Timur tersebut telah berdiri sejak 11 Agustus 1987. Jadi, kini usia tim tersebut sudah mencapai 34 tahun.

Sebelum bernama Arema FC, tim tersebut pernah dikenal dengan sebutan Arema Cronus. Tapi, jauh sebelum itu awalnya nama tim tersebut adalah PS Arema Malang.

Total Arema FC telah berganti nama empat kali. Berawal dari PS Arema Malang (1987-1995), lalu berubah menjadi PS Arema Bentoel (1995-2009), kemudian Arema Indonesia FC (2009-2013), diganti menjadi Arema Cronus (2013-2016), dan terakhir Arema FC (2017-sekarang).

Arema FC

Logo Arema FC pun tak luput dari perubahan. Namun, kini logonya memiliki gambar singa yang dipakai pada logo pertama. Gambar singa di logo itu pun membuat tim tersebut memiliki julukan Singo Edan.

Saat ini sendiri, Arema FC yang bermain di Liga 1 2021-2022 bermarkas di Stadon Kanjuruhan, yang berlokasi di Malang dan memiliki kapasitas kurang lebih 42 ribu penonton. Arema FC sudah sangat melekat untuk kota Malang, bahkan hampir disetiap sudut kota tersebut ada patung dan gambar singa.

1. Sejarah Berdirinya Arema FC

Seperti yang disebutkan di atas, Arema FC terbentuk pada 11 Agustus 1987. Pada saat terbentuknya Arema FC, penggemar sepakbola Malang masih fokus membela Persema Malang yang sudah terlebih dahulu terbentuk sejak 1953.

Pada saat itu, mantan Gubernur Irian Jaya ketiga, Acub Zaenal dan mantan pengurus PSSI periode 80-an menjadi pihak yang pertama kali memiliki ide untuk membentuk klub Galatama di kota Malang.

Sebelum membentuk Arema FC, Acub Zaenal dan sejumlah mantan pengurus PSSI itu juga sempat bekerja sama dengan almaruhum Dirk “Derek” Sutrisno, sang pendiri klub Armada ’86, untuk membangun klub Perkesa 78.

Dirk sendiri memiliki peranan penting dalam terbentuknya Arema FC. Bahkan dulu sempat nama klubnya adalah Aremada yang berasal dari gabungan Armada dan Arema.

Arema FC

Kendati begitu, pada akhirnya nama Aremada diganti menjadi Arema '86. Upaya Dirk untuk mempertahankan klub Galatama Arema`86 banyak mengalami hambatan, bahkan tim yang diharapkan mampu berkiprah di kancah Galatama VIII itu mulai terhimpit kesulitan dana.

Sejak masalah itu, Acub Zaenal mengambil alih dan berusaha menyelamatkan Arema`86 untuk tetap survive. Setelah diambil-alih, nama Arema`86 akhirnya diubah menjadi Arema Indonesia dan ditetapkan pula sebagai klub peserta Galatama.

Arema Indonesia diresmikan berdirinya pada 11 Agustus 1987 sesuai akta notaris Pramu Haryono SH No 58. Penetapan tanggal 11 Agustus 1987. Karena terbentuk pada bulan Agustus, simbol singa lantas dipilih. Dengan maksud mengikuti horoskop zodiac leo yang berwujud singa.

2. Prestasi Arema FC

Logo Arema

Sebagai salah satu klub terbesar di Indonesia, Arema jelas memiliki segudang prestasi yang patut dibanggakan. Di antaranya adalah gelar juara Indonesia Super League (ISL) pada musim 2009-2010 dan dua kali juara Copa Indonesia, tepatnya pada edisi 2005 dan 2006,

Berikut Gelar Juara yang Pernah Dicicipi Arema:

Juara Piala HUT Arema ke-5 1992

Juara Galatama 1992-1993

Juara Copa Indonesia 2005

Juara Copa Indonesia 200

Juara ISL 2009-2010,

Runner-up ISL 2010-2011

Runner-up ISL 2012-2013

Juara Menpora Cup 2013

Juara Piala Gubernur Jatim 2013

Juara Trofeo Persija Cup 2013

Juara Trofeo Persija Cup 2015

Juara SCM Cup 2015

Juara Inter Island Cup 2014

Juara Bali Island Cup 2015

Juara Sunrise of Java Cup 2015

Juara Piala Bhayangkara 2016

Juara Bali Island Cup 2016

Juara Trofeo Bhayangkara Cup 2017

Juara Piala Presiden 2017

Juara Piala Presiden 2019

3. Pemain Legenda yang Pernah Membela Arema FC

Arema FC bisa sangat sukses karena pernah dibela oleh pemain-pemain bintang. Pemain-pemain yang kini layak disebut legenda Arema itu berperan penting dalam membuat tim tersebut menjelma menjadi klub beasr di Indonesia. Lantas siapa saja?

Achmad Kurniawan

Pemain Legenda:

Mahdi Haris (1980-an)

Mecky Tata (1980-an-1990-an)

Imam Hambali (1990-an)

Singgih Pitono (1980-an-1990-an)

Mahmudiana (1989-1996, 1998-1999)

Aji Santoso (1980-an, 1990-an, 2000-an)

Joko Susilo (1990-an-2000-an)

Kuncoro (1990-an, 2000-an)

Firman Utina (2005-2006)

Ponaryo Astaman (2007-2008)

Ahmad Bustomi (2008-2011 dan 2013-)

Kurnia Meiga Hermansyah (2008 -)

Achmad Kurniawan

DLL.

4. Stadion Kanjuruhan

Stadion Kanjuruhan

Stadion Kanjuruhan berada di Kepanjen, Maleng, Jawa Timur. Markas dari Arema FC itu dikabarkan bisa mencapai 42 ribu penonton.

Kanjuruhan sendiri dibangun pada 1997, yang berarti 10 tahun setelah Arema FC terbentuk. Biaya pembangunan Stadion Kanjuruhan pun ditaksir hingga mencapai Rp35 miliar.

Pembukaan Stadion Kanjuruhan baru terjadi pada 9 Juni 2004 dan diresmikan secara langsung oleh Presiden Megawati Soekarnoputri.

5. Profil Arema FC

Nama Lengkap: Arek Malang Football Club

Julukan: Singo Edan

Terbentuk: 11 Agustus 1987

Markas: Stadion Kanjuruhan

Kapasitas Stadion: 42 ribu penonton

Pemilik: Gilang Widya Pramana (Juragan 99)

Pelatih: Eduardo Almeida

Kompetisi: Liga 1

1
5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini