Newcastle United Dibeli Pengeran Arab Saudi: Ingat, Pemilik Timur Tengah Bukan Jaminan Sukses

Andika Pratama, Jurnalis · Jum'at 08 Oktober 2021 10:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 08 45 2483152 newcastle-united-dibeli-pengeran-arab-saudi-ingat-pemilik-timur-tengah-bukan-jaminan-sukses-EkY8Psm07V.jpg Newcastle United dibeli oleh Pangerang Arab Saudi, Mohammed Bin Salman (Foto: Reuters)

NEWCASTLE United menjadi buah bibir sejak kemarin malam hingga Jumat (8/10/2021), pagi WIB. Bagaiamana tidak, Newcastle akhirnya resmi menjadi milik Pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman, melalui konsorsiumnya, Public Investment Fund (PIF).

Apakah itu jaminan The Magpies akan sukses di masa depan? Contoh sukses dari klub Inggris yang dimiliki pihak Timur Tengah adalah Manchester City. The Citizens sukses besar dalam sedekade terakhir, terutama di kompetisi domestik, di bawah kepemilikan Sheikh Mansour.

Mohamed bin Salman (Foto: Daily Star)

Namun, cerita kepemilikan pihak Timur Tengah terhadap klub Inggris tidak selalu diakhiri dengan kesuksesan. Contohnya, Fulham yang sempat dimiliki pengusaha Mesir, Mohamed Al Fayed.

Al Fayed membeli klub asal London timur tersebut senilai 6,25 juta pounsterling (sekarang sekira Rp120 miliar) pada 1997. Saat itu, Fulham masih berlaga di kasta ketiga kompetisi sepakbola Inggris.

BACA JUGA: Pangeran Arab Beli Newcastle United Rp5,8 Triliun, Butuh Berapa Tahun The Magpies untuk Juara Liga Inggris?

Bersama Al Fayed, Fulham mampu menembus kasta teratas Liga Inggris. Ia mengantarkan The Cottagers yang dahulu dikenal sebagai langganan degradasi menjadi klub yang cukup mapan.

Selama kepemilikannya, ia telah menginvestasikan uangnya sebanyak 200 juta poundsterling (sekarang sekira Rp3,8 triliun). Meski begitu, Al Fayed akhirnya menjual Fulham kepada pengusaha asal Amerika Serikat (AS) berdarah Iran, Shahid Khan, pada 2013 silam.

Lalu, apa pencapaian Fulham selama 16 tahun kepemilikan Al Fayed. The Cottagers tidak mendapatkan satu trofi pun dalam kurun waktu itu.

Pencapaian terbaik Fulham adalah mencapai final Liga Eropa 2009-2010. Akan tetapi, pasukan Roy Hodgson saat itu kalah 1-2 dari Atletico Madrid.

Newcastle United (Foto: Reuters)

Jadi, apakah Newcastle akan mengikuti jejak Man City atau Fulham? Semua tergantung strategi Pangeran Mohammed bin Salman dan visinya untuk masa depan Newcastle.

Yang pasti, masa awal kepemilikan Pangeran Mohammed bin Salman tidak akan mudah karena banyak hal harus diperbaiki dari Newcastle. Investasi dalam jumlah besar harus dilakukan Pangeran Mohammed bin Salman agar Newcastle minimal bisa bersaing di papan atas Liga Inggris.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini