Kalah 0-1 dari Manchester City, Thomas Tuchel Tak Ragu Sebut Chelsea Main Buruk

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Minggu 26 September 2021 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 26 45 2477053 kalah-0-1-dari-manchester-city-thomas-tuchel-tak-ragu-sebut-chelsea-main-buruk-NgWxV6PBnz.jpg Thomas Tuchel akui Chelsea layak kalah dari Man City (Foto: Reuters)

LONDON - Chelsea kalah 0-1 dair Manchester City di Stamford Bridge, Sabtu (25/9/2021), malam WIB, dalam lanjutan Liga Inggris 2021-2022. Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, mengakui timnya layak kalah karena main buruk.

Satu-satunya gol dalam pertandingan itu diciptakan oleh Gabriel Jesus pada menit 53. Pemain asal Brasil itu menceploskan bola ke Chelsea kawalan Edouard Mendy setelah sepakannya membentur Jorginho.

Chelsea vs Man City (Foto: Reuters)

Sebelum gol tercipta, The Blues berusaha bertahan dari gempuran pasukan Josep Guardiola. Chelsea bahkan tidak mampu melepaskan tembakan dan hanya menguasai bola sebesar 40 persen.

Oleh karena itu, Tuchel menyebut timnya layak kalah pada laga tersebut. Akan tetapi, dia mengatakan, bahwa anak buahnya tampil cukup baik karena bisa membangun serangan hingga pertahanan Man City meskipun tidak bisa berbuat apa-apa setelahnya.

BACA JUGA: Klasemen Liga Inggris 2021-2022: Liverpool Sementara di Puncak, tapi Manchester City Mulai Mendekat

“Kami kalah dan City pantas menang. Sampai terjadinya gol kami sangat kuat di 20 meter terakhir lapangan, tapi sayangnya tidak menghasilkan apapun,” kata Tuchel, dilansir dari Express, Minggu (26/9/2021).

"Di bagian lain, kami tidak cukup baik untuk mengurangi tekanan dan menyerang mereka. Secara keseluruhan, sederhananya, kami tidak berada di level terbaik kami,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Tuchel mengungkapkan, bahwa timnya tampil kurang percaya diri setelah kebobolan satu gol. Menurutnya, Romelu Lukaku dan kolega terlihat ketakutan dan tidak memiliki kepercayaan diri untuk bisa bangkit dan membalikkan keadaan.

Chelsea vs Man City (Foto: Reuters)

“Setelah gol itu rasanya kepercayaan untuk bisa menang lebih sedikit dibanding rasa takut untuk kalah. Saya tidak tahu mengapa,” pungkas pelatih asal Jerman itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini