CADIZ - Presiden Barcelona, Joan Laporta, menyoroti curhatan Ronald Koeman soal kondisi klub. Laporta menilai curhatan itu justru membuat Barcelona tidak tenang.
Sebagaimana diketahui, dalam konferensi pers jelang lanjuta Liga Spanyol 2021-2022 kontra Cadiz, Koeman memberikan sebuah pernyataan pendek. Dia bahkan membacanya langsung dari secarik kertas sehingga sudah jelas jika pernyataan tersebut telah dipersiapkan.
Selain itu, mantan juru taktik Tim Nasional (Timnas) Belanda tersebut tak memberi respon lebih lanjut. Setelah tiga menit membaca pernyataan, dia langsung pergi tanpa menerima pertanyaan.
Banyak pihak menduga jika Koeman melakukan hal tersebut sebagai bentuk protes. Maklum, pertandingan melawan Cadiz dan Levante akan menjadi penentu masa depan Koeman.
BACA JUGA: Tanpa Sepengetahuan Barcelona, Koeman Curhat Kondisi Tim saat Ini ke Media
Hal itu ditetapkan usai Barcelona kalah dari Bayern Munich di Liga Champions dan imbang dengan Granada di Liga Spanyol. Merasa tersudut, wajar jika koeman membuat pernyataan yang ternyata tidak diketahui oleh pihak klub itu.
“Kami baru mengetahui pada menit-menit akhir jika dia ingin membuat pernyataan. Dia memang wajib mendatangi konferensi pers,” kata Laporta, dikutip dari Marca, Kamis (23/9/2021).
“Dia bebas untuk merespon atau berbicara sesuai keinginannya. Kami menghormati keputusan yang diambil oleh pelatih. Tetapi, kami dan juga kapten baru mengetahuinya sesaat sebelum hal tersebut terjadi,” ujarnya.

“Kami berada di momen sulit dan seharusnya membutuhkan ketenangan. Kami menunggu hasil positif melawan Cadiz, karena itu yang paling penting bagi kami,” tutur Laporta.
“Situasinya akan berubah sesuai dengan hasil. Kami akan terus maju dan bersaing. Kami akan bersaing di lapangan. Paling penting adalah pertandingan ini dan dapat bermain dengan baik,” ucapnya.
Sementara itu, beralih ke pertandingan, Barcelona akan melawan Cadiz di Stadion Nuevo Mirandilla, Jumat 24 September 2021, dini hari WIB. Kemenangan wajib diraih jika Koeman mau masa depannya di Barcelona terjamin hingga akhir musim ini.
(Andika Pratama)