Cristiano Ronaldo Jadi Pelatih Dadakan Manchester United, Rio Ferdinand Beri Kritik

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Kamis 16 September 2021 17:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 261 2472494 cristiano-ronaldo-jadi-pelatih-dadakan-manchester-united-rio-ferdinand-beri-kritik-hlzZ1oIOze.jpg Cristiano Ronaldo dapat kritik pedas dari Rio Ferdinand (Foto: Reuters)

LONDON – Legenda bek Manchester United, Rio Ferdinand, kesal dengan aksi Cristiano Ronaldo yang ikut memberi instruksi dari pinggir lapangan saat The Red Devils lawan Young Boys di Grup F Liga Champions 2021-2022. Jika jadi pelatih Man United, Ferdinand akan menyuruh megabintang Portugal itu kembali ke bangku cadangan.

Sebagaimana diketahui, CR7 –julukan Ronaldo- tampil sejak menit pertama saat main di kandang Young Boys, Stade de Suisse, Selasa 12 September 2021, malam WIB. Dia membuka keunggulan Man United pada menit ke-13 sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-72.

Cristiano Ronaldo dan Ole Gunnar Solskjaer (Foto: Twitter/@kawowosports)

Usai ditarik keluar, Ronaldo tak duduk diam di bangku cadangan. Mantan pemain Juventus itu kerap berdiri di dekat sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer.

Dia ikut memberi instruksi kepada para pemain yang ada di lapangan. Sayangnya, Man United tetap kalah 1-2 dari Young Boys.

BACA JUGA: 5 Perempuan Cantik Amerika Latin yang Ternyata Mantan Pacar Cristiano Ronaldo, Nomor 1 Bikin Heboh

Atas aksi Ronaldo itu, Ferdinand mengkritik Ronaldo. “Jika saya manajer, saya harus jujur, saya menyuruhnya duduk,” ungkap Ferdinand, dilansir dari Metro, Kamis (16/9/2021).

Ungkapan Ferdinand pun ditanggapi oleh Peter Crouch, tetapi dengan lebih santai. Menurutnya, untuk sosok seperti CR7, suporter akan mengizinkan tindakan seperti itu.

"Kalau saya, saya juga akan memintanya duduk. Tapi ya dia Cristiano, kita akan membiarkannya melakukan itu," ucap Crouch.

Cristiano Ronaldo (Foto: Reuters)

Pernyataan mantan pemain Liverpool itu membuat Ferdinand melunak. Dia paham dengan pengaruh besar Ronaldo, publik tak akan menganggap aksi tersebut sebagai sebuah kesalahan.

"Saya paham sih. Anda tahu, dengan Cristiano, orang-orang berpikir ‘Oh itu sikap yang berani, itu demi fans.' Dia cuma orang yang penuh gairah, dia ingin menang, dia sangat menginginkannya, dan dia tak bisa menahannya," ujar Ferdinad.

"Kalau begitu, berarti dia harus ke sana dan berdiri di samping pelatih, meneriakkan instruksi dan lain-lainnya, jadi biar saja. Ketika yang melakukannya sosok seberpengaruh itu di pertandingan, bagaimana anda bisa mengkritiknya," pungkas Ferdinand

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini