5 Kapten Terbaik dalam Sejarah Liga Champions, Nomor 1 Kini Jadi Rekan Setim Lionel Messi

Djanti Virantika, Jurnalis · Kamis 16 September 2021 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 261 2472401 5-kapten-terbaik-dalam-sejarah-liga-champions-nomor-1-kini-jadi-rekan-setim-lionel-messi-PYLWrMJmxk.jpg Sergio Ramos jadi salah satu kapten terbaik di Liga Champions. (Foto: Reuters)

3. Steven Gerrard

Nama Steven Gerrard juga berada dalam daftar ini. Steven Gerrard adalah salah satu kapten terhebat dalam sejarah Liga Champions. Dia merupakan seorang legenda Liverpool yang telah menginspirasi rekan-rekanya pada final Liga Champions musim 2004-2005.

Steven Gerrard

The Reds -julukan Liverpool- dihadapkan dengan pertandingan sengit melawan AC Milan di final Liga Champions musim itu. Di babak pertama, Liverpool pun sudah tertinggal dari AC Milan yang unggul tiga gol.

Namun, semangat dari Gerrard yang kala itu menjadi kapten Liverpool telah membawa timnya bekerja keras di babak kedua. Gerrard bahkan memulai comeback Liverpool dengan mencetak gol lewa sundulannya. Usahanya telah memberi keyakinan kepada rekan satu timnya bahwa pertandingan itu tidak akan berakhir memilukan.

Dua gol lain pun didapat Liverpool usai Gerrard menjebol gawang Bayern. Gol itu dicetak oleh Vladimir Smicer dan Xabi Alonso. Liverpool pun keluar sebagai juara usai memenangi babak adu penalti.

Gerrard pun memimpin Liverpool ke final Liga Champions melawan lawan yang sama dua tahun kemudian. Tapi kali ini, tidak ada hasil semanis sebelumnya. Meski begitu, Gerrard sudah menorehkan namanya sebagai salah satu kapten paling inspiratif di Liga Champions.

2. Paolo Maldini

Selanjutnya, ada Paolo Maldini. Dia secara luas dianggap sebagai salah satu bek sayap terbaik yang menghiasi permainan. Selama karier legendarisnya yang berlangsung 2,5 dekade, Maldini membawa AC Milan ke tiga final Liga Champions dalam lima tahun.

Paolo Maldini

Rossoneri -julukan AC Milan- pun memenangkan dua di antaranya. Kemenangan terakhirnya terjadi pada musim 2006-2007. Maldini pun memainkan peran besar dalam kesukesan itu.

Tak ayal, dia menyabet penghargaan Man of the Match dalam kemenangan Milan di final Liga Champions musim 2002-2003. Kala itu, aksi masterclass yang ditunjukkannya telah membuat Milan sukses melibas Juventus. Kiprah Maldini di Milan tidak dapat dibantah lagi, dia telah menjadi sosok terbaik.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini