5 Pesepakbola Bintang yang Dinilai Tak Layak Menangi Trofi Ballon dOr, Nomor 1 dan 2 Bikin Heboh

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 14 September 2021 05:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 14 51 2470850 5-pesepakbola-bintang-yang-dinilai-tak-layak-menangi-trofi-ballon-dor-nomor-1-dan-2-bikin-heboh-OCHSVvEvaS.jpg Trofi Ballon dOr, diperebutkan jutaan pesepakbola yang ada di muka bumi ini. (Foto: Twitter/@francefootball)

SEJUMLAH pesepakbola bintang dinilai tak layak memenangkan trofi Ballon dOr. Penyematan ini muncul karena di musim tertentu, ada pemain yang dinilai lebih layak memenangkan trofi berbentuk bola emas ketimbang dirinya.

Meski dinilai tak layak di musim tertentu, bukan berarti di musim-musim lain si pesepakbola tak kompeten untuk memenangkan supremasi bagi pemain terbaik dunia tersebut. Lantas, siapa saja pesepakbola bintang yang dimaksud?

Berikut 5 pesepakbola bintang yang dinilai tak layak menangi trofi Ballon dOr, mengutip dari Sportskeeda:

5. Luka Modric (2018, Real Madrid)

Luka Modric

Luka Modric menjadi pesepakbola pertama yang menghentikan dominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di perebutan trofi Ballon dOr. Ia memenangkan trofi Ballon dOr 2018 setelah mengalahkan sang rekan setim, Cristiano Ronaldo.

Kemenangan Luka Modric sangat mengejutkan. Sebab, ia hanya mengemas dua gol dan Sembilan assist bersama Real Madrid di musim 2017-2018. Di saat bersamaan, Cristiano Ronaldo mengemas 44 gol dan delapan assist dari 44 pertandingan bersama Real Madrid di musim 2017-2018.

“Jelas saya kecewa. Di lapangan, saya memenangkan segalanya untuk meraih trofi Ballon dOr, dan angka tidak berbohong,” kata Cristiano Ronaldo mengomentari kekalahanya dari Luka Modric.

4. Michael Owen (2001, Liverpool)

Michael Owen

Michael Owen mengemas 24 gol dari 46 pertandingan bersama Liverpool di musim 2000-2001. Berkat bantuan Michael Owen juga, Liverpool memenangkan treble winner mini (Piala FA, Piala Piala Liga Inggris dan Liga Eropa) pada 2000-2001.

BACA JUGA: 5 Calon Pemain Terbaik Eropa 2021-2022, Nomor 1 Buka Jalan Menangkan Trofi Ballon dOr Keenam

Namun, kelayakan Michael Owen merebut Ballon dOr 2001 layak dipertanyakan. Sosok Raul Gonzalez (Real Madrid) yang mengemas 33 gol dari 50 penampilan di musim 2000-2001 disebut lebih layak. Ditambah lagi, Raul Gonzalez membawa Real Madrid kampiun juara Liga Spanyol 2000-2001.

3. Pavel Nedved (2003, Juventus)

Pavel Nedved

Setelah Michel Platini pada 1980an, akhirnya ada pemain Juventus yang memenangkan trofi Ballon dOr. Gelar itu disabet Pavel Nedved pada 2003.

Namun, Pavel Nedved dinilai kalah hebat ketimbang Thierry Henry. Di musim 2002-2003, Pavel Nedved memang mengemas 14 gol dan 17 assist dari 46 penampilan bersama Juventus. Namun, jumlah itu masih kalah dari Thierry Henry yang mencetak 32 gol dan 28 assist dari 55 pertandingan bersama Arsenal.

Thierry Henry juga membawa Arsenal juara Piala FA 2002-2003 dan mengantarkan Prancis kampiun Piala Konfederasi 2003. Sementara itu, Pavel Nedved yang berpaspor Republik Ceko cuma mengantarkan Juventus kampiun Liga Italia 2002-2003.

2. Lionel Messi (2010, 2012, Barcelona)

Lionel Messi

Lionel Messi memenangkan enam trofi Ballon dOr sejauh ini. Namun, dua gelar yang didapat pada 2010 dan 2012, La Pulga -julukan Lionel Messi– disebut tak layak memenangkannya.

Pada 2010, Lionel Messi tak lebih layak dibandingkan Wesley Sneijder. Saat itu, gelandang Inter Milan asal Belanda, Wesley Sneijder, dinilai lebih layak memenangkan trofi Ballon dOr 2010.

Wesley Sneijder mengemas delapan gol dan 15 assist bersama Inter Milan di musim 2009-2010. Berkat bantuan Wesley Sneijder juga, Inter Milan meraih treble winner pada 2009-2010.

Sebanyak tiga gelar meliputi Liga Champions, Liga Italia dan Coppa Italia. Selain itu pada 2010, Wesley Sneijder juga membawa sang negara, Belanda, lolos ke final Piala Dunia 2010. Namun, Wesley Sneijder kalah dari Lionel Messi di perebutan trofi Ballon dOr 2010 yang hanya membawa Barcelona juara Liga Spanyol 2009-2010.

Kemudian pada 2012, Lionel Messi gagal memenangkan satu pun trofi bergengsi. Namun, karena mencetak banyak gol, Lionel Messi mengalahkan Andres Iniesta yang membawa Spanyol juara Piala Eropa 2012.

1. Cristiano Ronaldo (2013, Real Madrid)

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo gagal memenangkan satu pun trofi bergengsi pada 2012-2013. Nilai plus Cristiano Ronaldo hanya mentereng di level individu, yakni mengemas 55 gol dari 55 pertandingan bersama Real Madrid.

Hanya saja, catatan di atas tak lebih baik ketimbang gelandang Bayern Munich, Franck Ribery, pada 2012-2013. Franck Ribery membantu Bayern Munich meraih treble winner pada 2012-2013. Namun, ia kalah dari Cristiano Ronaldo dalam perebutan trofi Ballon dOr 2013

“Saya memenangkan segalanya bersama tim dan individu, sedangkan Cristiano Ronaldo tidak memenangkan apa pun. Saya merasa layak memenangkan penghargaan ini (Ballon dOr). Ini semua politik. Ballon dOr tidak menarik minat saya lagi,” kata Ribery.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini