FIFA Ingin Gelar Piala Dunia 2 Tahun Sekali, Ini Respons Klub-Klub Eropa

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 07 September 2021 14:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 51 2467471 fifa-ingin-gelar-piala-dunia-2-tahun-sekali-ini-respons-klub-klub-eropa-Ub1z0yz91F.jpg Piala Dunia direncanakan digelar dua tahun sekali. (Foto: REUTERS)

PRESIDEN Federasi Sepakbola Dunia (FIFA), Gianni Infantino, ingin menggelar Piala Dunia dua tahun sekali, dari yang awalnya empat tahun sekali. Rencana itu akan coba diimplementasikan FIFA setelah Piala Dunia 2026 yang digelar di Kanada, Meksiko dan Amerika Serikat.

Namun, baru saja mengeluarkan wacana, FIFA sudah mendapat penolakan dari petinggi klub-klub Eropa. Presiden PSG dan Asosiasi Klub Eropa (ECA), Nasser Al-Khelaifi, mengatakan Piala Dunia tak boleh diadakan dua tahun sekali.

Presiden FIFA

(Presiden FIFA, Gianni Infantino)

“Suasana klub sangat baik dan langsung ke intinya, Piala Dunia digelar setiap dua tahun tidak boleh terjadi,” kata Nasser Al-Khelaifi mengutip dari The Sun, Selasa (7/9/2021).

Hal senada juga diungkapkan CEO Ajax Amsterdam, Edwin van der Sar. Pria asal Belanda ini mengatakan jika Piala Dunia digelar dua tahun sekali dapat merusak agenda klub.

“Sepakbola adalah tentang klub terlebih dulu dan harus begitu. Kami harus mengutamakan para pemain,” kata Van der Sar.

BACA JUGA: Juara Piala Eropa 2020, Roberto Mancini Yakin Timnas Italia Makin Kuat di Piala Dunia 2022

Jika Piala Dunia digelar dua tahun sekali, fisik para pemain praktis yang terkuras. Sebab, waktu yang biasa mereka manfaatkan untuk liburan musim panas, otomatis terganggu jika mereka rutin tampil di Piala Dunia dua tahun sekali.

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, pun mengungkapkan hal yang sama. Ceferin mengatakan lebih sering digelarnya Piala Dunia tak menjamin turnamen akan berjalan lebih seru.

Aleksander Ceferin

(Presiden UEFA, Aleksander Ceferin)

“Lebih banyak tidak selalu lebih baik. FIFA sedang melakukan studi kelayakan untuk mengadakan Piala Dunia setiap dua tahun. Menyelenggarakannya setiap dua tahun sekali justru melemahkan Piala Dunia itu sendiri,” kata Ceferin.

Melihat sederet protes di atas, apakah FIFA masih ingin melanjutkan rencana merea? Menarik untuk dinantikan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini