Tim asuhan Thomas Tuchel itu pun kini diberikan waktu sampai Jumat 3 September 2021 untuk menanggapi tuduhan tersebut. Tentunya Chelsea bisa melakukan banding jika merasa aksi pemain mereka tidak bersalah.
“Chelsea FC telah didakwa dengan dua pelanggaran Peraturan FA E20.1 setelah pertandingan Liga Inggris mereka saat melawan Liverpool FC pada hari Sabtu,” bunyi pernyataan FA yang dikutip dari Liverpool Echo, Kamis (2//9/2021).
"Diduga bahwa Chelsea FC gagal memastikan para pemainnya berperilaku tertib selama menit ke-48 babak pertama dan setelah peluit turun minum,” imbuh keterangan dari pihak FA.
Bagi Chelsea, dakwaan FA yang dianggap gagal mengatur para pemainnya dengan baik itu bukanlah hal yang pertama terjadi. Pada Mei 2021 silam, Leicester dan Chelsea terkena denda 22.500 pounds atau sekira Rp441 juta karena dianggap gagal menertibkan para pemain.
Karena nyatanya Chelsea masih berulah, pihak FA pun dikabarkan takkan hanya mendenda skuad asuhan Tuchel itu saja, tapi juga memberikan hukuman pengurangan poin. Hal itu dirasa bisa membuat Chelsea jera dan semakin mengetatkan para pemainnya dari aksi yang bisa membuat kericuhan.
(Rachmat Fahzry)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.