Sadat menilai Willi sapaan akrab Wiljan Pluim merupakan sosok pemain penting PSM. Dia mampu menjadi tokoh sentral di lini tengah.
"Secara pribadi dan bahkan suporter lain menyukai Willi. Dia pemain penting bagi PSM," tambahnya.
Persembahkan Juara Piala Indonesia
Selama berkostum merah maroon, Wiljan Pluim berhasil membawa PSM bersaing di papan atas Liga Indonesia. Pada tahun 2017 ia sukses mengantarkan PSM bertengger di posisi 3 klasemen dan bersaing dengan Bhayangkara FC serta Bali United.
Satu tahun kemudian prestasi gemilang yang diraihnya yakni membawa PSM bersaing dengan Persija Jakarta di Liga 1. Meski hasil akhir timnya harus menerima posisi runner up usai kalah 1 poin dari tim Macan Kemayoran.
Di tahun yang sama PSM harus bersaing dengan Persija Jakarta merebut gelar Piala Indonesia. Wiljan yang berperan di sektor tengah PSM mampu keluar sebagai juara usai menumbangkan tim asal Ibu Kota dengan skor 2-1.
Prestasi yang didapat oleh Pasukan Ramang tak terlepas dari peran Wiljan Pluim di lini tengah. Selalu tampil memukau diatas lapangan membuat dia semakin dicinta oleh suporter setia PSM.
Jadi Kapten PSM Makassar
Perjalan panjang dan kesetiaan Wiljan Pluim kepada PSM mengantarkan dia menjabat sebagai kapten jika Zulkifli Syukur tidak bisa tampil.
Selama menjadi memimpin bagi skuad PSM lain , dia mampu sebagai panutan bagi pemain lainnya. Bahkan memberikan pelajaran buat penggawa Juku Eja.
Hingga sejauh ini dia masih menjabat sebagai kapten PSM. Kehebatan Wiljan pun akan diuji musim ini. Apakah dia mampu menjadi pemain penting PSM di tangan Milomir Seslija.
(Rachmat Fahzry)