5 Transfer Gratis Terbaik Sepanjang Sejarah, dari Lionel Messi hingga Lewandowski

Rifqi Herjoko, Jurnalis · Rabu 11 Agustus 2021 10:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 11 51 2454016 5-transfer-gratis-terbaik-sepanjang-sejarah-dari-lionel-messi-hingga-lewandowski-m8N9FFG1HW.jpg Lionel Messi resmi gabung PSG. (Foto: PSG)

LIONEL Messi telah resmi merapat ke Paris Saint-Germain (PSG) pada Rabu (11/8/2021) dini hari WIB. Kedatangannya ke PSG telah menambah panjang daftar transfer gratisan terbaik sepanjang sejarah sepakbola.

Sebab, Messi sendiri tak diragukan lagi telah menjadi salah satu pemain terbaik dunia yang pernah ada dalam sejarah sepakbola. Selama hampir dua dekade membela Barcelona, dia telah menghasilkan banyak trofi untuk klub tersebut.

BACA JUGA: Resmi Gabung PSG, Lionel Messi Punya Klausul Spesial untuk Timnas Argentina

PSG pun mendapatkan jasa Messi secara cuma-cuma. Sebab, kontrak pemain berjuluk La Pulga itu sudah habis di Barcelona sejak akhir Juni 2021.

BACA JUGA: Bikin Madrid Gigit Jari, PSG Beri Kode Nasib Mbappe Lewat Video Perkenalan Lionel Messi

Soal melakukan transfer gratisan terbaik, PSG tak sendirian. Ada sederet klub lain yang juga sukses melakukan hal serupa. Siapa saja? Berikut lima transfer gratis terbaik sepanjang sejarah.

5. Andrea Pirlo

Salah satu pemain yang berstatus transfer gratis terbaik sepanjang sejarah sepakbola dunia ialah Andrea Pirlo. Sebab, sosok Pirlo sendiri bisa dibilang menjadi gelandang terbaik dunia.

Selama satu dekade membela AC Milan, pemenang Piala Dunia 2006 itu mencetak 41 gol dan 70 assist dalam lebih dari 400 penampilan di semua kompetisi. Pirlo juga turut membantu Rossoneri memenangkan dua gelar Liga Italia dan dua trofi Liga Champions.

Andrea Pirlo

Kejutan besar terjadi pada musim panas 2011. Pasalnya, Milan gagal menemukan kesepakatan dengan Pirlo terkait perpanjangan kontrak. Mengingat usia Pirlo yang sudah 32 tahun dan baru pulih dari cedera, Milan hanya mau memberikan kontrak satu tahun kepada sang pemain.

Di sisi lain, Pirlo merasa terhina dengan hal tersebut karena menginginkan kontrak jangka panjang. Pada akhirnya, dia pun membelot ke Juventus. Hasilnya, Pirlo menjadi salah satu pilar utama yang menancapkan dominasi Juventus di Liga Italia.

Pirlo menampilkan performa impresif selama empat musim berada di kota Turin. Dia berkontribusi dalam 57 gol dan membantu Bianconeri memenangkan empat gelar Liga Italia berturut-turut. Atas penampilannya yang tidak terduga itu, CEO Milan saat itu, Adriano Galliani, mengakui bahwa membiarkan Pirlo meninggalkan klub adalah salah satu keputusan yang dia sesali.

4. Paul Pogba

Berikutnya, ada nama Paul Pogba. Menjadi salah satu gelandang terbaik di dunia saat ini, Pogba menjalani karier yang tak indah di awal-awal. Pemain asal Prancis itu melakoni sedikit menit bermain saat membela Manchester United.

Paul Pogba

Hal itu membuat Pogba akhirnya hengkang ke Juventus. Klub raksasasa asal Italia itu tampak cerdik membaca keadaan sehingga mendatangkan Pogba pada musim panas 2012. Kondisi ini sempat membuat Sir Alex Ferguson marah besar.

Benar saja, gelandang berpostur 191 cm itu menjelma menjadi pemain yang menonjol untuk Bianconeri selama empat musim di klub tersebut. Sang gelandang mencetak 34 gol dan mencatatkan 40 assist dalam seluruh penampilannya. Dia juga membantu Bianconeri memenangkan empat gelar Liga Italia berturut-turut dan mencapai final Liga Champions.

Atas performa apiknya tersebut, sang mantan, Man United tidak ragu untuk membawanya kembali ke Old Trafford. Hanya saja, Man United harus merogoh kocek sedalam 89 juta poundsterling (Rp1,7 triliun) pada bursa transfer musim panas 2016.

3. Gianluigi Donnarumma

Selanjutnya, ada nama Gianluigi Donnarumma. Dia telah membuktikan diri menjadi salah satu generational talent bersama Kylian Mbappe dan Erling Haaland. Pasalnya, di usia yang masih sangat muda, yakni 22 tahun, dia telah menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kiper top dunia.

Gianluigi Donnarumma

Nama Donnarumma sendiri mulai dikenal luas di AC Milan ketika menjalani debut pada 2015. Saat itu, usianya masih 16 tahun! Pemain berpaspor Italia itu dengan cepat menjadi pemain kunci di klub. Dia membantu Rossoneri finis di peringkat kedua pada musim 2020-2021 sehingga kembali ke Liga Champions.

Donnarumma kemudian melanjutkan performa positif di Piala Eropa 2020. Atas performa impresifnya, dia dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam turnamen tersebut. Timnas Italia sendiri tampil sebagai kampiun usai Donnarumma jadi pahlawan di babak adu penalti.

Sayang, AC Milan gagal mengikat Donnarumma dengan kontrak baru. Si kiper muda pun hijrah ke PSG pada musim panas ini. Transfer tersebut jelas merupakan maneuver yang cerdik dari PSG.

2. Robert Lewandowski

Nama selanjutnya ialah Robert Lewandowski. Lewy –sapaan akrab Lewandowski- memilih untuk menghabiskan kontraknya di Borussia Dortmund sebelum tiba di Bayern Munich pada musim panas 2014 dengan status bebas transfer.

Robert Lewandowski

Di Bayern Munich, dia telah mengumpulkan hampir 300 gol dan 65 assist dalam 329 penampilan untuk klub. Lewy juga turut berkontribusi dalam torehan tujuh gelar Liga Jerman berturut-turut dan meraih treble winner di musim 2019-2020.

Musim lalu, Lewandowski mencetak 41 gol dan memecahkan rekor gol terbanyak Gerd Muller dalam satu musim Liga Jerman. Dia membuktikan masih menjadi rekrutan terbaik Bayern di tengah usianya yang sudah tak muda lagi.

1. Lionel Messi

Terakhir, ada nama Lionel Messi. Ya, PSG kembali menegaskan bahwa mereka sukses dalam mengambil keputusan selama masa transfer pemain. Sebab, mereka sukses mendapatkan jasa Messi di bursa transfer musim panas 2021 ini secara gratif.

Ya, nama Lionel Messi berada di puncak daftar ini. Tak diragukan lagi, La Pulga merupakan salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola. Sosok asal Argentina itu telah membantu Barcelona memenangkan beberapa gelar selama hampir dua dekade bergabung.

Lionel Messi

Pemenang Ballon dOr enam kali itu telah mencetak 672 gol dan 305 assist untuk Blaugrana selama 17 musim. Dia juga membantu klub memenangkan sepuluh gelar Liga Spanyol, dua kali treble winner dan delapan penghargaan Pichichi (top skor Liga Spanyol).

Setelah kontraknya habis musim panas ini, Messi diharapkan untuk tetap tinggal bersama Blaugrana untuk beberapa musim mendatang. Namun, aturan fair play keuangan Liga Spanyol memaksanya untuk hengkang. PSG pun bergerak cepat mengamankan jasanya untuk dua musim ke depan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini