5 Gelandang Hebat yang Apes dan Gagal Raih Trofi Ballon dOr, Nomor 1 dan 2 Pelayan Messi

Firda Rahmawan , Jurnalis · Sabtu 31 Juli 2021 12:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 31 51 2448873 5-gelandang-hebat-yang-apes-dan-gagal-raih-trofi-ballon-dor-nomor-1-dan-2-pelayan-messi-awOfmTzD4U.jpg Wesley Sneijder, pernah bawa Inter Milan raih treble winner pada 2009-2020. (Foto: Instagram/@wesleysneijder)

SEJUMLAH gelandang sebenarnya layak memenangkan trofi Ballon dOr. Hal itu berkat penampilan impresif di level klub dan tim nasional.

Sayangnya, sejumlah panelis tidak menjagokan si gelandang, sehingga gagal memenangkan trofi Ballon dOr. Lantas, siapa saja gelandang yang dimaksud?

Berikut 5 gelandang hebat yang apes dan gagal raih trofi Ballon dOr:

5. Wesley Sneijder

Wesley Sneijder

Wesley Sneijder membantu Inter Milan meraih gelar Liga Champions pertama mereka dalam 45 tahun terakhir, ketika Nerazzurri memenangkannya di bawah kepelatihan Jose Mourinho pada 2010. Pada tahun tersebut Inter juga memecahkan sejarah barunya, dengan memenangkan treble winner (Liga Italia, Coppa Italia dan Liga Champions).

BACA JUGA: 5 Kiper yang Layak Raih Trofi Ballon dOr, Nomor 1 dan 2 Dikalahkan Cristiano Ronaldo

Selain tampil apik bersama klubnya, pemain yang pernah berkostum Real Madrid ini juga mempunyai peran penting bagi Timnas Belanda. Pada tahun 2010 Sneijder membawa Der Oranje melaju ke final Piala Dunia, namun sayangnya harus takluk dari Spanyol. Hanya saja di tahun tersebut, Sneijder gagal meraih trofi Ballon dOr setelah kalah bersaing dengan Lionel Messi.

4. Deco Souza

Deco Souza

Deco Souza menginspirasi FC Porto yang tidak diunggulkan untuk meraih kemenangan bersejarah Liga Champions pada 2003-2004. Di tahun yang sama, Deco juga membawa Portugal lolos ke final Piala Eropa 2004, meski akhirnya kalah 0-1 dari Yunani.

Sayangnya di tahun tersebut, justru Andriy Shevchenko yang memenangkan trofi Ballon dOr. Padahal di tahun tersebut, Shevchenko hanya memenangkan trofi Liga Italia.

3. Frank Rijkaard

Frank Rijkaard

Frank Rijkaard adalah bagian dari inti AC Milan ketika mengubah gaya bermain sepakbola Italia. Dia juga adalah salah satu pemain terbaik di posisinya. Rijkaadd pun menjadi bagian penting Timnas Belanda, dan berada di urutan ketiga dalam perebutan Ballon dOr pada tahun 1988 dan 1989.

Bersama Marco van Basten dan Ruud Gullit, Rijkaard memenangkan Piala Eropa 1988 dan Liga Italia kala membela AC Milan. Namun, nasibnya berbeda dari kedua rekannya itu, Rijkaard selama berkarier sebagai pemainsepak bola, belum pernah meraih trofi Ballon dOr, walaupun dirinya banyak berjasa ketika membela klub ataupun negaranya.

2. Xavi Hernandez

Xavi Hernandez

Xavi Hernandez sudah memenangkan segalanya baik itu untuk klubnya, Barcelona, ataupun saat bersama Timnas Spanyol. Pria yang kini berusia 41 tahun itu menjadi pemain tengah andalan bagi Blaugrana, berpasangan dengan Andres Iniesta dan Sergio Busquets.

Namun, pemain yang pernah meraih satu gelar Piala Dunia, dua Piala Eropa, dan empat trofi Liga Champions itu belum pernah mendapatkan Ballon dOr. Padahal penampilan Xavi di setiap musim bersama Barcelona selalu konsisten. Xavi yang menjadi pelayan Lionel Messi di Barcelona, selalu kalah dari La Pulga -julukan Messi– di perebutan trofi Ballon dOr 2009,2010 dan 2011.

1. Andres Iniesta

Andres Iniesta

(Iniesta (kiri) selalu dikalahkan Lionel Messi (tengah)

Sama seperti Xavi, Andres Iniesta juga belum pernah meraih penghargaan Ballon dOr di sepanjang kariernya sebagai pesepakbola. Padahal pemain yang kini berusia 37 tahun itu menjadi bagian penting bagi negaranya dan klubnya, Barcelona.

Iniesta adalah gelandang andal, baik itu ketika membela Timnas Spanyol ataupun Blaugrana. Dia menjadi pemain yang paling banyak berkontribusi atas terciptanya gol yang dilesakkan Lionel Messi ketika di Barcelona. Namun, sayangnya Iniesta haarus berlapang dada, karena tidak pernah meraih penghargaan Ballon dOr pada masa kejayaannya.

Pada 2010 dan 2012, Iniesta masuk nominasi peraih trofi Ballon dOr. Namun, selalu dikalahkan Lionel Messi dalam dua edisi tersebut.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini