Timnas China Trauma Bermain di Indonesia, Alasannya Gara-Gara Suara dari Speaker Masjid

Rio Erfandi, Jurnalis · Kamis 22 Juli 2021 11:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 22 51 2444251 timnas-china-trauma-bermain-di-indonesia-alasannya-gara-gara-suara-dari-speaker-masjid-knT8G1eDnF.jpg Timnas Indonesia satu grup dengan China pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. (Foto/PSSI)

TIM Nasional (Timnas) China masih trauma bermain di Indonesia. Salah satu alasannya karena suara dari speaker masjid.

Timnas China bersama Indonesia, Australia dan Brunei Darussalam masuk dalam Grup G di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) menujuk Indonesia sebagai tuan rumah.

Foto/AFC

Terpilihnya indonesia sebagai tuan rumah, membuat salah satu pemain Timnas China, Zhu Chenjie masih trauma. Dia bilang bahwa Indonesia memiliki iklim yang panas serta lembab hingga suara speaker masjid yang membuatnya tidak nyaman.

Baca juga: Soal Kans Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23, Begini Prediksi Sekjen PSSI

Zhu Chenjie memang punya pengalaman berlaga di Indonesia. Dia bermain ketika Indonesia menjadi tuan rumah Piala Asia U-19 2019.

Baca juga: Terkendala Aturan, Elkan Baggott Gagal Bela Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022?

“Ketika saya pertama kali tiba di Indonesia tiga tahun lalu, saya tidak begitu nyaman dengan cuaca. Selain iklim di sana lebih panas, kelembapannya juga sangat tinggi," kata Zhu Chenjie, dikutip dari Titan24.com.

‘’Kami harus beradaptasi dengan iklim disini, Karena saat sesi latihan banyak menguras energi fisik,’’ imbuhnya.

Media lokal China Titan24.com menambahkan bahwa rintangan yang dihadapi ketika berkunjung di Indonesia bukan hanya cuaca saja. Ada beberapa kondisi lain yang membuat China U-19 tak nyaman kala itu sebelum bertanding.

Foto/AFC

"Pada Piala AFC U-19 tiga tahun lalu, tim China tidak bermain di Jakarta. Babak pertama dan kedua penyisihan grup digelar di Bekasi (Stadion Patriot) dan laga ketiga di Bogor (Stadion Pakansari). Di Bekasi, kondisi hotel tempat Timnas China menginap tidak buruk, tetapi masalahnya adalah hotel itu terletak di persimpangan arteri lalu lintas utama. Setiap hari, sejumlah besar sepeda motor dan truk lewat," tulis Titan24.com.

"Saat pertandingan ketiga menuju Bogor, tampak Timnas muda China tinggal di tempat terpencil dengan orang-orang yang relatif sedikit. Tapi sayangnya, ada sebuah masjid besar di sebelah hotel. Setiap pagi ketika akan ada doa yang sangat keras. Para pemain juga merasa seperti ‘gemetar’ di dalam ruangan, sehingga banyak pemain tidak banyak tidur sebelum babak final melawan Malaysia," tambah laporan Titan24.com.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini