5 Pembelian Termahal Chelsea yang Tidak Berbuah Manis, Nomor 1 Andalan Spanyol di Piala Eropa 2020

Andika Pratama, Jurnalis · Kamis 22 Juli 2021 13:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 22 45 2444316 5-pembelian-termahal-chelsea-yang-tidak-berbuah-manis-nomor-1-andalan-spanyol-di-piala-eropa-2020-i3nMBXUQqo.jpg Alvaro Morata tidak berhasil di Chelsea (Foto: Sportskeeda)

CHELSEA adalah klub kaya raya yang tidak segan untuk mengeluarkan uang dalam jumlah besar pada bursa transfer. The Blues -julukan Chelsea- selalu berusaha untuk mendapatkan pemain terbaik untuk memperkuat skuad mereka.

Namun, tidak semua transfer mahal Chelsea berujung keberhasilan. Berikut lima transfer termahal Chelsea yang tidak berhasil, dilansir dari Sportskeeda, Kamis (22/7/2021).

5. Davide Zappacosta

Davide Zappacosta (Foto: Istimewa)

Chelsea membeli Davide Zappacosta dari Torino pada bursa transfer musim panas 2017 dengan mahar 25 juta pounds (sekira Rp497 miliar). Pada tahun pertamanya, bek kanan Italia itu menjadi bagian penting Chelsea.

Namun, cedera ACL pada musim berikutnya menghancurkan karier Zappacosta di Chelsea. Dia pun dipinjamkan ke AS Roma (2019-2020) dan Genoa (2020-2021) karena tidak mendapatkan tempat dalam skuad. Dia kini telah kembali ke Chelsea, tetapi kemungkinan besar akan dilepas atau dipinjamkan kembali.

4. Danny Drinkwater

Danny Drinkwater (Foto: Istimewa)

Chelsea membeli Danny Drinkwater dari Leicester City pada bursa transfer musim panas 2017 dengan biaya 35 juta pounds (sekira Rp696 miliar). Drinkwater rencanannya akan diduetkan kembali dengan NGolo Kante, seperti waktu membawa Leicester City juara Liga Inggris 2014-2015.

Namun, Drinkwater tidak mampu mengulang performa apik di Leicester bersama Chelsea pada dua musim pertamanya. Alhasil, Drinkwater pun dipinjamkan ke berbagai klub hingga kembali lagi ke Chelsea pada musim panas ini. Seperti Zappacosta, Drinkwater kemungkinan besar akan dilepas atau dipinjamkan kembali.

3. Tiemoue Bakayoko

Tiemoue Bakayoko (Foto: Chelsea)

Chelsea membeli gelandang mahal lain pada bursa transfer musim panas 2017. Selain Drinkwater, The Blues pun merekrut Tiemoue Bakayoko dari AS Monaco dengan biaya 40 juta pounds (sekira Rp796 miliar). Akan tetapi, pembelian besar itu lagi-lagi berujung kegagalan.

Bakayoko tampil biasa saja pada musim pertamanya sehingga harus dipinjamkan ke beberapa klub hingga musim lalu. Kini, Bakayoko kembali ke Chelsea, tetapi dia jelas tidak memiliki masa depan di Stamford Bridge.

2. Fernando Torres

Fernando Torres (Foto: Sportskeeda)

Fernando Torres membuat kejutan dengan pindah dari Liverpool ke Chelsea pada bursa transfer musim dingin 2011. Chelsea membayar 50 juta pounds (sekira Rp995 miliar) pada Liverpool untuk memiliki jasa Torres.

Torres berada di performa terbaiknya pada waktu itu, tetapi ketajaman pemain Spanyol itu tidak terlihat bersama Chelsea. El Nino -julukan Torres- pun dipinjamkan ke AC Milan pada awal musim 2013-2014 sebelum dibeli permanen raksasa Italia itu pada bursa transfer musim dingin 2015. Meski gagal unjuk gigi, Torres membantu Chelsea meraih beberapa trofi bergengsi yang di antaranya gelar juara Liga Champions 2011-2012.

1. Alvaro Morata

Alvaro Morata (Foto: Istimewa)

Penyerang Spanyol, Alvaro Morata, menjadi buah bibir di Piala Eropa 2020 karena penampilan buruknya. Akan tetapi, itu tidak mengejutkan karena Morata memang bukan penyerang papan atas dunia. Itu terbukti dari kariernya bersama Chelsea.

Chelsea membeli Morata dari Real Madrid dengan mahar 60 juta pounds (sekira Rp1,1 triliun) pada bursa transfer musim panas 2017. Morata diharapkan menjadi ujung tombak utama Chelsea, tetapi dia justru mengulang performa kompatriotnya, Torres.

Morata hanya menghabiskan satu setengah musim di Chelsea sebelum dipinjamkan ke Atletico Madrid pada bursa transfer musim dingin 2019. Setelah satu setengah musim bermain bersama Atletico, Morata pun bergabung secara permanen klub asal Kota Madrid itu.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini