Ricuh Kelar Laga Atletico Mineiro vs Boca Juniors, Mantan Pemain Manchester United Bawa Alat Pemadam Kebakaran

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Rabu 21 Juli 2021 19:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 21 51 2443965 ricuh-kelar-laga-atletico-mineiro-vs-boca-juniors-mantan-pemain-manchester-united-bawa-alat-pemadam-kebakaran-HaBhOh7Tf7.jpg Marcos Rojo (kiri) terlihat saat memegang alat pemadam kebakaran. (Foto: MARCA)

MINEIRO - Mantan pemain Manchester United yang kini membela Boca Juniors, Marcos Rojo, terlibat kerusuhan kelar laga timnya kontra Atletico Mineiro di laga leg II babak 16 besar Copa Libertadores 2021 di Stadion Mineirao, Rabu (21/7/2021) pagi WIB.

Bahkan, Marcos Rojo terlihat membawa alat pemadam kebakaran saat kerusuhan tercipta. Lantas, apa yang membuat laga berujung ricuh?

Kita bahas terlebih dulu hasil pertandingan. Setelah kedua tim bermain 0-0 dalam dua pertemuan, pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti yang dimenangkan wakil Brasil dengan skor 3-1.

Atas kekalahan tersebut, suasana di stadion pun seketika berubah menjadi mencekam. Para pemain Boca Juniors marah hingga menyerbu ruang ganti pemain Atletico Mineiro, sebelum akhirnya bentrok dengan polisi yang sedang bertugas.

Marcos Rojo

(Marcos Rojo (foto kiri), terlihat membawa alat pemadam kebakaran)

Kemarahan pemain Boca Juniors ini karena keputusan VAR yang telah menganulir gol mereka. Kubu Boca Junios merasa mereka memiliki gol sah yang tapi dianulir. Gol Boca Juniors dibiarkan begitu saja hingga akhirnya amarah mereka memuncak menyusul kekalahan dramatis 1-3 dalam adu penalti.

Menanggapi kejadian tersebut, gelandang Boca Juniors, Diego Gonzalez, mengungkapkan rasa kecewanya kepada wasit. Menurutnya, gol yang telah mereka ciptakan adalah gol yang sah. Ia juga meminta Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) untuk melihat keputusan kontroversial wasit pada pertandingan tersebut.

"Tanpa diragukan lagi, semua orang bisa melihatnya,” ucap Gonzalez, dilansir dari Goal, Rabu (21/7/2021).

BACA JUGA: 4 Pemain yang Bikin Rusuh Setelah Kalah di Perebutan Trofi Ballon dOr, Nomor 1 si Raja Gol

"Kami mencetak gol yang bagus, dan faktanya kami juga pantas memenangkan pertandingan pertama. Ini menyakitkan, kami merasa tidak enak. CONMEBOL perlu melihat wasit,” sambungnya.

Wakil Presiden Boca Juniors, dan mantan bintang Timnas Argentina, Juan Roman Riquelme, juga memberikan tanggapan terkait kejadian yang menimpa mantan klubnya itu. Dia mengatakan itu (kericuhan) merupakan adegan memalukan, seharusnya polisi tidak bertindak agresif seperti itu.

Polisi Boca

"Ketika mereka berada di ruang ganti, Anda melihat seseorang dalam setelan jas yang mendorong anak laki-laki dan menghina mereka. Polisi melemparkan gas ke wajah para pemain,” ujar Riquelme.

Lebih lanjut, pria berusia 43 tahun ini juga menanggapi komentar Gonzalez tentang wasit. Riquelme meyakini bahwa nilai-nilai inti dari Copa Libertadores sudah hilang sama sekali.

"Kami bersaing secara adil, kami pantas memenangkan kedua pertandingan, namun kami tersingkir. Sulit ketika mereka tidak ingin memberi Anda gol," tambah Riquelme.

"Mengkhawatirkan, seharusnya masalah VAR lebih akurat dan tidak curang. Ini kompetisi yang sangat bagus, tetapi ini sangat disayangkan. Copa Libertadores tidak serius atau adil," lanjut Riquelme.

Dalam dua pertemuan, skor selalu sama kuat 0-0. Alhasil, laga dilanjutkan ke adu tendangan penalti dan Atletico Mineiro memenangkan pertandngan dengan skor 3-1. Di perempatfinal Copa Libertadores 2021, Atletico Mineiro akan menghadapi pemenang babak 16 besar lain yang mempertemukan dua wakil Argentina, Argentinos Juniors dan River Plate.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini