5 Pesepakbola Mualaf yang Kariernya Melonjak Setelah Masuk Islam, Nomor 1 Pemain Termahal

Ramdani Bur, Jurnalis · Sabtu 17 Juli 2021 07:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 17 51 2442023 5-pesepakbola-mualaf-yang-kariernya-melonjak-setelah-masuk-islam-nomor-1-pemain-termahal-e4iGdKRc2L.jpg Cristiano Gonzales, pesepakbola mualaf yang alami lonjakan karier setelah masuk Islam. (Foto: Instagram/@eva_elllococg10)

SEJUMLAH pesepakbola mualaf kariernya melonjak setelah masuk Islam. Keputusan masuk Islam membuat mereka mendapat keberkahan dalam hidup.

Bahkan bisa dibilang, pemain-pemain yang disebut di bawah ini masuk kategori pemain-pemain terhebat dalam sejarah sepakbola. Lantas, siapa saja pesepakbola mualaf yang dimaksud?

Berikut 5 pesepakbola mualaf yang kariernya melonjak setelah masuk Islam:

5. Eric Abidal

Eric Abidal

Eric Abidal menjadi mualaf setelah menikahi perempuan asal Aljazair, Heyet Kebir, pada 2007. Sebelum menjadi mualaf, Eric Abidal hanya Berjaya di level domestik, seperti membawa Olympique Lyon tiga kali juara Liga Prancis.

Di musim panas 2007, Eric Abidal hengkang ke Barcelona. Di sinilah lonjakan karier dialami Eric Abidal. Selama lima musim (2008-2013) membela Barcelona, Abidal turun 193 kali dengan koleksi dua gol dan 10 assist.

Tercatat dalam periode tersebut, Barcelona memenangkan 15 trofi. Hal itu termasuk raihan enam gelar dalam setahun yang disabet Barcelona pada 2009.

4. Franck Ribery

Franck Ribery

Siapa tidak kenal Franck Ribery? Ia merupakan mantan pemain andalan Timnas Prancis dan Bayern Munich. Ribery memutuskan menjadi mualaf pada 2002. Ia memilih masuk agama Islam setelah menikahi sang kekasih yang berpaspor Aljazair, Wahiba Belhami. Setelah memutuskan menjadi mualaf, rezeki besar pun menghampiri Ribery.

Ia membawa sang negara lolos ke final Piala Dunia 2006, meski akhirnya kalah adu penalti dari Italia. Kemudian pada musim panas 2007, Ribery hengkang ke Bayern Munich. Di sinilah karier Ribery melonjak drastis.

BACA JUGA: 5 Pesepakbola yang Dapatkan Ketenangan Hati Setelah Masuk Islam

Tercatat selama 12 tahun (2007-2019) membela Bayern Munich, Ribery mengoleksi 124 gol dan 182 assist dari 425 pertandingan di semua kompetisi. Berkat gol dan assist dari Ribery, Bayern Munich memenangkan 23 gelar, dan satu di antaranya merupakan trofi Liga Champions. Bahkan ia disebut-sebut layak memenangkan trofi Ballon dOr 2013.

3. Nicolas Anelka

Nicolas Anelka

Selang empat tahun setelah memutuskan menjadi mualaf, Anelka tercatat sebagai pemain termahal di dunia. Pada musim panas 1999, Real Madrid mengeluarkan 35 juta euro atau sekira Rp599,1 miliar untuk menebus Nicolas Anelka dari Arsenal.

Nicolas Anelka memutuskan masuk agama Islam di usia yang sangat muda, yakni 16 tahun. Ketika itu Anelka memilih menjadi mualaf pada 1995, atau satu tahun sebelum turun di persepakbolaan profesional bersama Paris Saint-Germain (PSG).

Ia pun cukup sukses selama menjadi pesepakbola profesional. Meski kerap bergonta-ganti klub, Anelka pernah memenangkan trofi Liga Champions 1999-2000 bersama Real Madrid, Liga Inggris 2009-2010 bareng Chelsea dan Liga Italia 2012-2013 ketika berseragam Juventus.

2. Cristian Gonzales

Cristian Gonzales

Cristian Gonzales memutuskan menjadi mualaf pada 9 Oktober 2003. Ia memutuskan menjadi mualaf setelah menikahi perempuan asal Indonesia, Eva Nurida Siregar. Semenjak menjadi mualaf, Gonzales memiliki nama Islam yakni Mustafa Habibi.

Semenjak memeluk agama Islam, karier penyerang kelahiran Uruguay ini meningkat pesat. Tercatat setelahnya, Cristian Gonzales tiga kali menjadi top skor Liga Indonesia, tepatnya pada 2005, 2006 dan 2007-2008.

Bahkan pada 2006, gol tunggal Cristian Gonzales di partai puncak, membantu Persik Kediri menang 1-0 atas PSIS Semarang. Berkat kemenangan itu, Persik Kediri dinobatkan sebagai juara Liga Indonesia 2006.

Tidak sampai di situ, Cristian Gonzales kemudian juga dinaturalisasi menjadi warga negara Indonesia dan membela skuad Garuda pada 2010. Berkat bantuan Cristian Gonzales, Timnas Indonesia finis runner-up di Piala AFF 2010.

1. Paul Pogba

Paul Pogba

Paul Pogba masuk agama Islam pada 2012, atau tak lama setelah memutuskan gabung Juventus. Ia mengaku mendapatkan ketenangan setelah menjadi mualaf.

“Anda perlu salat lima waktu sehari. Itu (salat) adalah salah satu kewajiban paling utama dalam Islam dan Anda wajib melaksanakannya. Salat adalah tiang agama,” kata Pogba.

Bersama Juventus, Paul Pogba menggila dengan koleksi 34 gol dan 40 assist dari 178 pertandingan. Ia juga membantu Juventus memenangkan empat trofi Liga Italia beruntun.

Performa impresif di atas, membuat Manchester United tertarik membawa pulang Pogba yang notabene pemain jebolan akademi mereka. Karena itu, pada musim panas 2016, Pogba digaet Man United dengan memecahkan rekor transfer dunia, yakni 105 juta euro (Rp1,79 triliun).

Tak hanya sukses di level klub, ia juga mentereng di level negara. Selain membawa Prancis juara Piala Dunia U-20 2013, ia juga mengantarkan sang negara jawara Piala Dunia 2018.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini