5 Pemain Bintang yang Tampil di Cabor Sepakbola Olimpiade Tokyo 2020, Nomor 1 Penakluk Cristiano Ronaldo dan Messi

Ramdani Bur, Jurnalis · Kamis 15 Juli 2021 15:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 15 51 2441141 5-pemain-bintang-yang-tampil-di-cabor-sepakbola-olimpiade-tokyo-2020-nomor-1-penakluk-cristiano-ronaldo-dan-messi-FWm0tgpKW7.jpg Dani Alves (pegang trofi) akan bela Brasil U-23 di Olmpiade Tokyo 2020. (Foto: Twitter/@CBF_Futebol)

SEJUMLAH pemain bintang tampil di cabang olahraga (Cabor) sepakbola Olimpiade Tokyo 2020. Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) sebagai pengambil kebijakan tidak mengubah aturan pemanggilan pemain dari ajang empat tahun ini.

Pemain yang tampil adalah pesepakbola yang berusia di bawah 24 tahun, atau maksimal kelahiran 1 Januari 1997. Bukannya di Olimpiade, batas usia maksimal adalah 23 tahun? Berhubung tahun lalu Olimpiade Tokyo mengalami penundaan akibat pandemic Covid-19, FIFA pun memberi toleransi, sehingga batas maksimal adalah 24 tahun.

Selain itu, FIFA juga mengizinkan masing-masing tim untuk membawa tiga pemain senior, alias pesepakbola di atas 24 tahun. Pemain-pemain senior inilah yang masuk kategori bintang dan siap mengepakkan sayapnya di Olimpiade Tokyo 2020. Jika ditelisik lebih dalam, siapa saja pemain bintang yang tampil di cabor sepakbola Olimpiade Tokyo 2020?

Berikut 5 pemain bintang yang tampil di cabor sepakbola Olimpiade Tokyo 2020:

5. Guillermo Ochoa (Meksiko)

Guillermo Ochoa

Guillermo Ochoa yang kini berusia 36 tahun, merupakan kiper andalan Meksiko di ajang-ajang besar seperti Piala Dunia, Piala Emas hingga Copa America (jika diundang). Salah satu aksi apik Ochoa tersaji di Piala Dunia 2014.

Saat itu di fase grup menghadapi Kamerun, Brasil dan Kroasia, gawang Ochoa hanya kemasukan satu kali! Sayangnya di 16 besar, ketangguhan Ochoa dihentikan Belanda setelah Meksiko tumbang 1-2. Di Olimpiade Tokyo 2020, Meksiko tergabung di Grup A bersama tuan rumah Jepang, Afrika Selatan dan Prancis.

4. Richarlison (Brasil)

Richarlison

Richarlison baru saja membawa Brasil lolos ke final Copa America 2021. Setelah berjuang di Copa America 2021, Richarlison lanjut ke Olimpiade Tokyo 2020.

BACA JUGA: Gara-Gara Pandemi Covid-19, Pemenang Olimpiade Tokyo 2020 Harus Kalungkan Medali Sendiri

Ketenangan di muka gawang merupakan keunggulan Richarlison. Musim lalu di Liga Inggris 2020-2021, Richarlison mengemas tujuh gol dari 34 pertandingan. Di Olimpiade Tokyo 2020, Brasil tergabung di Grup D bersama Brasil, Jerman, Pantai Gading dan Arab Saudi.

3. Pedri (Spanyol)

Pedri

Setelah merebut trofi pemain muda terbaik Piala Eropa 2020, gelandang 18 tahun ini membela Spanyol di Olimpiade Tokyo 2020. Intelegensia Pedri dibutuhkan Spanyol racikan Luis de la Fuente untuk merebut medali emas cabor sepakbola.

Pedri akan membentuk trio mematikan di lini sentral bersama Dani Ceballos dan Carlos Soler. Di Olimpiade Tokyo 2020, Spanyol berada di Grup C bersama Mesir, Australia dan Argentina.

2. Marco Asensio (Spanyol)

Marco Asensio

Setelah gagal membela Spanyol di Piala Eropa 2020, Marco Asensio menjadikan Olimpiade Tokyo 2020 sebagai pelampiasan. Terlebih, Marco Asensio sedang mencoba mengembalikan nama besarnya setelah sempat absen karena cedera Panjang.

Tendangan keras dan penempatan posisi di kotak penalti lawan, jadi salah satu kelebihan yang dimiliki Marco Asensio. Sanggup bawa Spanyol jadi juara?

1. Dani Alves (Brasil)

Dani Alves

Dani Alves bisa dibilang penakluk Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Sebab, ia berstatus pesepakbola dengan trofi terbanyak di level klub lewat 42 gelar. Dari 42 trofi itu, sebanyak 23 di antaranya dimenangkan bersama Barcelona. Dani Alves cukup lama membela Barcelona, tepatnya selama delapan tahun (2008-2016).

Sepeninggal Barcelona, Dani Alves masih membela klub-klub mapan macam Juventus dan Paris Saint-Germain (PSG). Bersama Juventus, Dani Alves mengoleksi tiga trofi hanya dalam satu musim (2016-2017).

Kemudian bareng PSG, Dani Alves memenangkan enam trofi. Di level Tim Nasional, ia juga membantu Brasil meraih masing-masing dua gelar Copa America (2007 dan 2019) serta Piala Konfederasi (2009 dan 2013). Pengalaman pemain 38 tahun ini bantu Brasil mempertahankan medali emas yang mereka sabet pada Olimpiade Rio 2016?

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini