Bukayo Saka Jadi Korban Rasis Setelah Gagal Penalti di Final Piala Eropa 2020, Arteta: Mental Ia Kuat

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Rabu 14 Juli 2021 17:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 14 45 2440642 bukayo-saka-jadi-korban-rasis-setelah-gagal-penalti-di-final-piala-eropa-2020-arteta-mental-ia-kuat-33vQ2eiJjE.jpg Penalti Bukayo Saka ditepis Donnarumma. (Foto: REUTERS/FACUNDO ARRIZABALAGA)

Selaku pelatih, dia mengaku telah berbicara secara pribadi dengan Bukayo Saka. Dia menegaskan anak asuhnya akan baik-baik saja karena memiliki karakter yang kuat. Terlebih sang pemain telah mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak.

Bukayo Saka

(Bukayo Saka saat dihibur pemain-pemain Inggris yang lain)

“Ya, saya sudah menghubunginya. Kita semua, saya pikir, telah berbicara dengannya, mengirim pesan,” ucap Arteta, dilansir dari Metro, Rabu (14/7/2021).

“Dia akan baik-baik saja. Dia adalah karakter yang begitu kuat. Dia telah menerima banyak cinta dan dukungan dari sepakbola dunia, tidak hanya dengan Arsenal tetapi juga tim nasional dan semua penggemar Inggris karena dia tidak pantas mendapatkan pelecehan rasisme yang telah dia alami,” tutupnya.

Terlepas dari itu, Arsenal sedang mempersiapkan tim jelang turun di musim 2021-2022. Di laga pertama pramusim mereka, Arsenal di luar dugaan ditumbangkan klub asal Skotlandia, Hibernian, dengan skor 1-2.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini