SEJUMLAH pemain bintang gagal memenangkan trofi Ballon dOr. Padahal, mereka memiliki karier yang mentereng, baik secara individu maupun tim, entah itu bersama klub maupun tim nasional.
Salah satu alasan beberapa pemain di bawah ini gagal merebut trofi Ballon dOr karena dominasi Lionel Messi. Di luar alasan ini, ada beberapa faktor juga yang melatarbelakanginya. Lantas, siapa saja pemain yang dimaksud?
Berikut 5 pemain bintang yang tak pernah menangkan trofi Ballon dOr:
5. Ferenc Puskas

Ferenc Puskas merupakan mesin gol Real Madrid dan Tim Nasional (Timnas) Hungaria. Bahkan karena kehebatannya, kandang Hungaria diberi nama Ferenc Puskas, sebagai tanda penghormatan kepada legenda yang meninggal dunia pada 17 November 2006 di usia 79 tahun tersebut.
Berkat bantuan Puskas, Real Madrid memenangkan lima trofi Liga Spanyol dan tiga gelar Liga Champions. Sementara bersama tim nasional, ia membawa Hungaria lolos ke final Piala Dunia 1954. Ia pun tercatat empat kali menjadi top skor Liga Spanyol, dua kali Liga Champions dan keluar sebagai pemain terbaik Piala Dunia 1954.
Hanya saja, catatan di atas belum cukup mengantarkan Puskas merebut trofi Ballon dOr. Pencapaian terbaiknya hanya menjadi runner-up pada 1960. Saat itu, ia kalah bersaing dengan pesepakbola legenda Spanyol, Luis Suarez.
4. Paolo Maldini

Fans sejati AC Milan pasti kenal betul dengan sosok Paolo Maldini. Ia menghabiskan 25 tahun (1984-2009) karier sepakbolanya bersama AC Milan. Dalam periode tersebut, berkat bantuan Paolo Maldini yang fasih mentas sebagai fullback kiri dan bek tengah, AC Milan memenangkan 25 trofi. Hal itu termasuk lima trofi Liga Champions.
Mungkin karena tak pernah membawa sang negara juara di Piala Dunia dan Piala Eropa, menggagalkan Maldini untuk merebut trofi Ballon dOr. Prestasi terbaik Maldini adalah menduduki posisi tiga Ballon dOr 1994.
3. Thierry Henry

Thierry Henry memiliki semua trofi prestisius. Sebut saja gelar Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Champions, Piala Dunia, Piala Eropa hingga Piala Konfederasi. Pria yang berstatus top skor sepanjang masa Arsenal ini juga tercatat empat kali keluar sebagai pencetak gol terbanyak Liga Inggris.
Pencapaian terbaik Henry hanya merebut posisi runner-up Ballon dOr 2003. Saat itu, ia kalah bersaing dengan pesepakbola legenda Juventus dan Republik Ceko, Pavel Nedved.
2. Andres Iniesta

Iniesta bisa dibilang maestro sepakbola. Sulit merebut bola dari pria yang sempat 16 tahun (2002-2018) membela tim senior Barcelona tersebut. Selama membela Barcelona, Iniesta berkontribusi besar atas 30 trofi yang disabetnya bersama Blaugrana.
Selain bersinar di level klub, Iniesta juga menjadi otak saat Spanyol juara Piala Eropa 2008 dan 2012, serta kampiun Piala Dunia 2010. Sayangnya, aksi Iniesta tertutupi dominasi Lionel Messi. Saat masuk nominasi pada 2010 dan 2012, Iniesta kalah saing dengan Lionel Messi.
1. Xavi Hernandez

Xavi 17 tahun (1998-2015) membela tim senior Barcelona dan memenangkan 25 trofi. Sejak 2008 hingga 2015, Xavi mer otak permainan Barcelona, termasuk ketika merebut treble winner pada 2008-2009.
Bahu-membahu dengan Iniesta, Xavi menjadi otak saat Spanyol juara Piala Eropa 2008 dan 2012, serta kampiun Piala Dunia 2010. Sayangnya karena tertutupi pesona Lionel Messi, Xavi gagal memenangkan trofi Ballon dOr.
Sempat masuk nominasi pada 2009, 2010 dan 2011, namun Xavi selalu kalah dari Lionel Messi. Dari lima nama di atas, mana pemain favorit Anda?
(Ramdani Bur)