Raffi Ahmad hingga Anak Presiden Punya Klub Liga 2, PT LIB: Tak Ada Anak Emas, Siapa yang Promosi Merekalah yang Terbaik

Ramdani Bur, Jurnalis · Senin 05 Juli 2021 05:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 04 49 2435398 raffi-ahmad-hingga-anak-presiden-punya-klub-liga-2-pt-lib-tak-ada-anak-emas-siapa-yang-promosi-merekalah-yang-terbaik-jj4yLXkM0M.jpg Raffi Ahmad (tengah), pemilik RANS Cilegon FC. (Foto: Instagram/@raffinagita1717)

JAKARTA - Direktur Operasional PT. Liga Indonesia Baru (LIB), Irjen Pol (Purn) Drs. Sudjarno, menolak adanya anak emas di kompetisi Liga 2 2021-2022. Pria 59 tahun itu mengatakan, siapa pun tim yang promosi ke Liga 1 memang merekalah yang tampil optimal di sepanjang kompetisi.

Anggapan miring muncul di kalangan pencinta sepakbola Tanah Air, setelah publik figur seperti Raffi Ahmad hingga putra Presiden Republik Indonesia, Kaesang Pangarep, mengakuisi klub Liga 2 dan kemudian mengadakan pertemuan dengan Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan.

Kaesang Pangarep

(Putra Presiden Indonesia, Kaesang Pangarep, berstatus pemilik Persis Solo)

Sejumlah anggapan muncul, Raffi Ahmad hingga Kaesang Pangarep menghampiri PSSI sebagai tanda mereka minta dianakemaskan oleh federasi. Akan tetapi, anggapan miring itu langsung dibantah Sudjarno.

Sudjarno menilai, pertemuan antara pemilik klub dan federasi merupakan hal yang biasa di sepakbola. Bahkan Presiden Joko Widodo menyambut positif banyaknya publik figur yang tertarik berinvestasi di sepakbola Tanah Air. Hal itu menunjukkan bahwa persepakbolaan di Indonesia ternyata cukup seksi.

Raffi Ahmad

(Raffi Ahmad (kiri) dan Atta Halilintar (kanan) saat menemui Ketum PSSI)

“Kita ambil sisi positifnya dari adanya publik figur. Klub Liga 2 ini sekarang seksi, banyak publik figur masuk ke situ. Bapak presiden melihat, banyak orang yang mulai tertarik berinvestasi di sepakbola,” kata Sudjarno dalam program Special Dialogue hasil kolaborasi Okezone dan Sportstars.id.

BACA JUGA: Liga 1 2021 Ditunda, Pelatih Persebaya: Kalau Mundurnya Beberapa Pekan Saya Kira Wajar

“Kehadiran mereka membuat kompetisi semakin menarik. Saya rasa, pertemuan pemilik klub dengan Ketum PSSI dan Menpora merupakan hal biasa. Sebab, mereka merupakan insan sepakbola yang ingin memajukan sepakbola Tanah Air” lanjut pria 59 tahun tersebut.

Pria berpangkat Irjen Pol (Purn) ini pun menegaskan, siapa saja tim Liga 2 yang promosi ke Liga 1 2022, dikarenakan mereka memang mempunyai kapasitas. Bahkan demi menghindari hal yang tidak diinginkan seperti hadinya mafia bola, PT. LIB akan menggandeng Mabes Polri.

Raffi Ahmad

(Raffi Ahmad, pemilik RANS Cilegon FC)

“Liga 2 misalnya akan kita buat 3 atau 4 grup. Sistemnya akan kita drawing. Jadi tidak ada yang kita tutup-tutupi. Semuanya kita buat transparan. Siapa yang promosi, memang merekalah yang terbaik,” ujar pria kelahiran Lumajang, Jawa Timur, tersebut.

“PT LIB sebagai operator, yang membuat jadwal, membuat formatnya. Kemudian kita menyiapkan wasit dan sudah meminta kepada Mabes Polri, untuk terlibat dalam memberantas mafia sepakbola,” tutup mantan Kapolda Lampung tersebut.

Sejumlah pesohor saat ini berstatus pemilik klub Liga 2. Sebut saja Raffi Ahmad yang menjadi pemilik RANS Cilegon FC, Kaesang Pangarep (Persis Solo) dan Atta Halilintar (AHHA PS Pati FC).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini