TIM Nasional (Timnas) Indonesia menjadi bulan-bulanan dalam dua laga terakhir mereka di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Setelah dihancurkan Vietnam 0-4 pada Selasa 8 Juni 2021 dini hari WIB, Timnas Indonesia dibantai Uni Emirat Arab (UEA) 0-5 dini hari tadi.
Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, menyebut akan menerima hasil evaluasi yang dilakukan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Iwan Bule –sapaan akrab Iriawan– mengatakan, evaluasi akan dibicarakan setelah Shin Tae-yong dan skuad asuhannya tiba di Tanah Air.

“Tentu kami ingin mendengar laporan dari pelatih Shin Tae-yong terkait Timnas Indonesia selama di UEA. Apa saja yang harus dibenahi, apa yang kurangnya , dan apakah ada kendala di tim. Kami juga ingin melihat road map Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia selanjutnya,” kata Iriawan, Okezone mengutip dari laman PSSI, Sabtu (12/6/2021).
Timnas Indonesia melakoni tiga laga terakhir di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia dengan mengandalkan pemain-pemain muda. Dari 27 pemain Timnas Indonesia yang berada di Dubai, UEA, cuma Evan Dimas pemain yang masuk kategori berpengalaman.
Dibilang begitu karena Evan Dimas, satu-satunya pemain yang mengoleksi lebih dari 10 caps (28 caps) bersama Timnas Indonesia. Sementara itu, mayoritas pemain baru merasakan debut bersama skuad Garuda.
BACA JUGA: Timnas Indonesia Dihancurkan UEA, Ketum PSSI: Tim Ini Dipersiapkan untuk SEA Games
Lantas, kenapa Timnas Indonesia mengandalkan pemain muda di sisa laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia? Iriawan mengatakan, itu karena target terdekat Timnas Indonesia adalah memburu medali emas SEA Games 2021 yang digelar di Vietnam pada 21 November hingga 2 Desember 2021.