Dalam sebuah unggahan Instagram (di Ukraina), Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menulis "Kaos terbaru dari timnas sepak bola Ukraina adalah sebuah fakta, bukan seperti yang lainnya.
"Kaos ini tahu bagaimana cara membuat kejutan. Ia membawa banyak simbol penting yang dapat menyatukan masyarakat Ukraina."

Sementara itu, kepala pelatih timnas Ukraina, Andriy Shevchenko mengatakan, ia tak peduli terhadap reaksi dari Rusia.
Kedutaan Besar AS di Kyiv, ibu kota Ukraina, mencuit "suka dengan tampilan terbaru ini" dengan sebuah foto yang menunjukkan kaos teranyar timnas Ukraina.
Tapi juru bicara kementerian luar negeri Rusia, Maria Zakharova, mengkritik kaos tersebut, dengan mengatakan tim sepak bola itu telah "mencantumkan Crimea, wilayah kekuasan Rusia", menciptakan "ilusi yang mustahil".
Dia mengatakan slogan yang nasionalistik dan menggemakan seruan Nazi.
Anggota Parlemen Rusia, Dmitry Svishchev menyebut kaos ini "sangat tidak pantas" dan mendesak UEFA mengambil tindakan.
Pertandingan Euro 2020 ditunda karena Covid-19, dan akan berlangsung mulai 11 Juni hingga 11 July di 11 kota yang menjadi tuan rumah, termasuk Saint Petersburg Rusia, yang menjadi tuan rumah perempat final.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.