Madura United Usung Target Tinggi di Liga 1 2021-2022, Kalau Juara Rezeki dari Tuhan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 05 Juni 2021 01:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 04 49 2420110 madura-united-usung-target-tinggi-di-liga-1-2021-2022-kalau-juara-rezeki-dari-tuhan-apYxBn5XmV.jpg Pemain Madura United, Jaimerson Xavier dan Ronaldo Kwateh saat berlatih. (Foto/Madura United

PAMEKASAN - Madura United mengusung target tinggi di Liga 1 2021-2022 yaitu menjadi juara musim ini. Namun bukan hanya sekadar menjadi juara, Madura United juga ingin menerapkan filosofi tim dalam permainan tim.

Selain filosofi tim, Madura United juga ingin menjaga kondisi kesehatan pemain selama kompetisi digelar di masa pandemi virus Covid-19 seperti saat ini.

Foto/Liga Indonesia Baru

Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Ziaul Haq yang menjelaskan bukan sekedar berbicara target tim. Namun juga bagaimana menjaga keselamatan pemain, pelatih dan ofisial tim selama kompetisi digelar di masa pandemi dan itu menjadi prioritas manajemen tim melalui penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: Liga 1 2021 Pakai Format Bubble to Bubble, Begini Reaksi Klub

“Kita bermain sungguh-sungguh, kalau juara itu rezeki dari Tuhan tentunya,” ujar pria yang akrab disapa Zia itu mengutip laman Liga Indonesia Baru, Jumat (4/6/2021).

Baca juga: Kehilangan Wander Luiz, Ini Skenario yang Disiapkan Persib Bandung

“Target Madura itu bermain sebagaimana filosofi klub itu sendiri. Jika kalian jatuh maka bangunlah saat kalian kehilangan maka kejarlah. Jadi itu filosofi sepakbola Madura, sebenarnya jadi target menang kalah itu bagi kami bukan jadi target prioritas pertama,” sambungnya.

Ziaul Haq tak menampik apabila musim ini timnya memang mengincar menjadi juara. Tapi perhatian terhadap kondisi kesehatan komponen tim menurutnya menjadi hal penting yang menjadi prioritas tim.

“Setiap orang yang berlaga di kompetisi resmi pasti ada target, apa target itu menjadi juara atau setidaknya di papan atas. Namun yang menjadi prioritas hari ini kesehatan pemain itu sendiri karena kita tahu semua ini bukan era normal,” beber Zia.

“Ini era yang new normal pasca kita menghadapi era pandemi yang betul-betul luar biasa menyita perhatian publik saat ini.”

“Jadi prioritas masih kesehatan mengikuti protokol dan tentunya liga ini bermanfaat bagi kepentingan sepak bola nasional,” tandasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini