Latih AS Roma, Ini 3 Masalah yang Wajib Diselesaikan Jose Mourinho

Susanto, Jurnalis · Kamis 06 Mei 2021 22:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 06 47 2406875 latih-as-roma-ini-3-masalah-yang-wajib-diselesaikan-jose-mourinho-E5MAAS6361.jpg Jose Mourinho (Foto: Andy Rain/REUTERS)

JOSE Mourinho memang membuat langkah mengejutkan dengan menerima tawaran melatih AS Roma mulai musim 2021-2022. Setidaknya terdapat tiga hal yang menuntut perhatian pelatih berjuluk The Special One.

Roma saat ini duduk di urutan ketujuh klasemen Serie A berbekal 55 poin dari 33 laga. Dengan empat laga tersisa, skuat yang masih diasuh Paulo Fonseca ini hampir pasti gagal finis di zona Liga Champions (empat besar).

Baca Juga: Isco, Nemanja Matic hingga Walter Samuel Dibawa Jose Mourinho ke AS Roma

Dalam 34 pertandingan di Liga Italia 2020-2021, AS Roma kebobolan 53 gol dan cuma berhasil mencetak 58 gol. Skuad Giallorossi -julukan Roma- sudah menelan 11 kekalahan dan tujuh hasil imbang.

Menurut Football Italia, sebagai pelatih dengan tipikal permainan pragmatis, Mourinho punya tiga pekerjaan rumah besar untuk mengubah tren buruk itu. Masalah pertahanan sampai manajemen rotasi pemain wajib diperhatikan The Special One.

Berikut tiga poin yang menuntut perhatian Mourinho di Roma:

1. Pertahanan Rapuh

Man United vs AS Roma

Barisan pertahanan Roma kebobolan 51 gol musim ini, dengan empat pertandingan tersisa di Serie A. Padahal, musim lalu Roma bisa bersaing dengan Inter Milan di empat besar dengan jumlah kebobolan yang lebih sedikit.

Mourinho yang dikenal sebagai pelatih konservatif, diprediksi akan memboyong pemain bertahan sebagai prioritas transfer di awal masa jabatannya. Kiper Manchester United, David De Gea, digadang-gadang bakal jadi target Roma.

2. Mental Melawan Tim Besar

Man United vs AS Roma

Selama dua musim terakhir, Roma di bawah asuhan Fonseca sering keok melawan tim-tim besar. Mental ini yang perlu diperbaiki Mourinho musim depan.

Satu-satunya kemenangan Roma di era Fonseca melawan empat klub elit Serie A (Juventus, Inter Milan, AC Milan, dan Napoli) terjadi di musim 2019/2020. Saat itu Roma menang 3-1 atas Juventus yang sudah mengunci gelar scudetto.

3. Masalah Cedera

AS Roma

Meskipun fokus utama Mourinho adalah membentuk pola latihan yang lebih baik, namun pelatih asal Portugal tak boleh lupa mengistirahatkan pemain. Manajemen rotasi yang buruk di era Fonseca disebut-sebut sebagai salah satu penyebab Roma sering dilanda badai cedera.

Cedera otot yang memaksa Jordan Veretout dan Leonardo Spinazzola di leg pertama semifinal Liga Europa melawan Manchester United salah satu yang cukup disorot. Staf medis yang dipercaya Fonseca dianggap kurang akurat dalam memberikan pertimbangan kepada pelatih kepala sehingga para pemain kerap cedera.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini