“Itu adalah penampilan yang fantastis di babak kedua dan kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol lebih awal agar aman,” sambungnya.
“Ini pencapaian fantastis dan selamat yang besar untuk tim,” imbuh pelatih berpaspor Jerman tersebut
.
Selain tim, keberhasilan ini juga sangat berarti untuk Tuchel. Sebab, ini menjadi kedua kalinya secara beruntun, Tuchel mampu membawa timnya melaju ke partai final Liga Champions. Menariknya, ia melakukannya dengan dua tim berbeda.
Sebelumnya, pelatih berusia 47 itu berhasil mengantarkan Paris Saint-Germain (PSG) tampil ke final Liga Champions 2019-2020. Karena prestasi ini, Tuchel pun tercatat menjadi pelatih pertama yang mampu lolos ke final Liga Champions dalam dua tahun beruntun dengan tim yang berbeda.
(Rachmat Fahzry)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.