Man United Bantah Staf Klub Bantu Para Pendukung Terobos Old Trafford

Bagas Abdiel, Jurnalis · Selasa 04 Mei 2021 00:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 45 2405103 man-united-bantah-staf-klub-bantu-para-pendukung-terobos-old-trafford-snTFAf9vTj.JPG Manchester United (Foto: Reuters)

MANCHESTERManchester United membantah ada staf yang membantu para pendukung saat melakukan aksi protes di Old Trafford pada Minggu 2 Mei 2021 malam WIB. Hal itu disampaikan langsung oleh Man United melalui laman resminya pada Senin 3 Mei 2021.

Sebelumnya laporan mengatakan bahwa para pendukung telah memperoleh akses ke Old Trafford setelah staf klub membuka pintu bagi para penggemar. Karena itu, tidak mengherankan jika ratusan penggemar akhirnya dengan mudah memasuki stadion dan menyerbu lapangan.

Fans Man United

Akan tetapi, Man United membantah tuduhan tersebut. Tetapi, Sepakbola Inggris (FA) pun tidak ingin tinggal diam dan tengah menyelidiki serta mencari tahu apa yang terjadi pada aksi protes tersebut.

Baca juga Kepolisian Greater Manchester Ikut Kecam Aksi Protes Berlebihan Penggemar Man United

Sebab, akibat kekacauan tersebut, salah satu laga bertajuk big match di Liga Inggris menjadi terhenti. Laga tersebut mempertemukan Man United vs Liverpool yang sedianya berlangsung pada Minggu 2 Mei 2021 pukul 16.30 waktu setempat atau 22.30 WIB.

Baca juga Spekulasi Gantikan Ed Woodward di Man United, Ini Tanggapan Edwin van der Sar

“Laporan di media utama dan media sosial soal pengunjuk rasa dapat mengakses stadion dan lapangan melalui gerbang yang dibuka oleh staf klub, sepenuhnya tidak benar,” bunyi pernyataan Man United, dilansir Selasa (4/5/2021).

“Setelah menerobos penghalang dari keamanan di halaman depan, beberapa pengunjuk rasa memanjat gerbang di ujung Terowongan Munich,” lanjut pernyataan Man United.

“Kemudian mereka memaksa masuk ke pintu samping di tribun, sebelum membuka pintu eksternal yang memungkinkan orang lain masuk ke area concourse dan lapangan,” sambung pernyataan tersebut.

“Pelanggaran kedua terjadi ketika seorang pemrotes mendobrak pintu lift akses penyandang disabilitas, memungkinkan sebuah kelompok untuk memasuki tribun,” imbuh pernyataan tersebut.

Fans Man United

Seperti diketahui, para suporter melakukan aksi protes tersebut karena marah terhadap keluarga Glazer selaku pemilik 78 persen saham klub. Amarah mereka memuncak saat Man United turut andil dalam pendirian Liga Super Eropa.

Meski telah memutuskan keluar dan meminta maaf, fans ingin keluarga Glazer juga angkat kaki dari Man United.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini