5 Pemain Persib Bandung yang Tolak Pinangan Klub Luar Negeri, Nomor 1 Abaikan Tim Serbia

Annisa Nurinsani, Jurnalis · Senin 03 Mei 2021 07:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 49 2404548 5-pemain-persib-bandung-yang-tolak-pinangan-klub-luar-negeri-nomor-1-abaikan-tim-serbia-S3XU4wB1HL.jpg Persib Bandung saat tampil di Piala Menpora 2021. (Foto: PT LIB)

PERSIB Bandung dikenal sebagai tim bertabur bintang. Banyak tim di Indonesia ingin menggaet amunisi-amunisi terbaik 'Maung Bandung'. Bahkan, beberapa tim luar negeri juga ada yang ingin menggunakan jasa pemain Persib Bandung.

Namun, ada beberapa pemain di skuad Persib Bandung saat ini yang justru membuat klub luar negeri patah hati. Sebab, keinginan merekrut pemain Persib Bandung berujung kegagalan karena sang pemain akhirnya memilih Persib Bandung. Siapa saja mereka?

Berikut 5 pemain Persib Bandung yang tolak pinangan klub luar negeri:

5. Abdul Aziz

Abdul Aziz

(Foto: Persib.co.id)

Tawaran datang apda Abdul Aziz untuk bergabung dengan klub kasta kedua Malaysia, Kelantan FC. Hal ini diungkapkan sang pemain pada Februari 2021.

Namun, Abzul Aziz membuat tim itu patah hati. Ia sendiri yang memilih bertahan di Persib sekaligus menolak pinangan Kelantan FC.

Alasannya, kemampuannya masih sangat dibutuhkan tim untuk mengarungi kompetisi. Di saat yang sama, hati Abdul Aziz juga kadung terikat dengan Persib yang merupakan klub impian masa kecilnya.

Selain itu, ada hal lain yang membuatnya berat melebarkan karier ke Malaysia. Saat tawaran itu datang, istrinya sedang hamil besar dan tinggal menunggu waktu kelahiran sang buah hati.

Ia pun mantap bertahan bersama Persib. Namun, di Piala Menpora 2021, Abdul Aziz tak mendapat banyak menit bermain. Itu karena ketatnya persaingan memperebutkan tempat utama di sektor gelandang serang Persib Bandung.

4. Febri Hariyadi

Febri Hariyadi

(Foto: Persib.co.id)

Winger lincah andalan Persib Bandung ini menarik minat salah satu klub kasta kedua di Thailand. Namun, tak diketahui pasti klub yang ingin menggunakan jasa Febri Hariyadi.

Yang pasti, tawaran resmi sudah dilayangkan kepada manajemen Persib pada akhir 2020. Dalam proposalnya, tim itu ingin merekrut Febri dengan status pemain pinjaman.

Febri sendiri menolak bergabung klub Thailand jika berstatus pemain pinjaman. Apalagi, saat itu dikabarkan Liga 1 akan bergulir lagi pada Februari 2021 yang membuat Febri ingin bertahan di Persib.

"Setelah kami berdiskusi, Febri mengatakan bahwa dia belum siap pindah ke Thailand. Alasannya karena dia harus pergi dengan status pinjaman dan dia melihat liga di Indonesia kabarnya akan dimulai bulan Februari tahun depan," kata pelatih Robert Alberts pada Desember 2020.

Robert sendiri tak menghalangi jika Febri ingin pergi ke Thailand. Sebab, hal itu akan bagus bagi Febri untuk masa depannya dan membuat performanya semakin matang.

Namun, keputusan bertahan diambil Febri. Kini, Febri tetap jadi bagian penting Persib. Ia jadi tumpuan utama di sektor penyerangan Persib di Piala Menpora 2021.

3. Dedi Kusnandar

Dedi Kusnandar

(Foto: Persib.co.id)

Bergabung ke tim senior Persib Bandung sejak 2014, Dedi Kusnandar berhasil membawa tim menjuarai Piala Presiden 2015. Tidak jelasnya kompetisi di Indonesia saat itu membuat pemain yang akrab disapa Dado itu hengkang pada awal 2016 ke klub kasta kedua Malaysia, Sabah FA.

Di sana, Dado menjadi pemain utama dan pernah mengemban ban kapten. Performa apiknya pun membuat manajemen Sabah FA menawari perpanjangan kontrak dengan nilai yang jauh lebih besar dari sebelumnya.

Namun, hati Dado tetap terpatri dengan Persib yang merupakan klub impiannya. Ia pun kembali ke 'Maung Bandung' pada 2017 dan bertahan hingga kini. Sedangkan Sabah FA menuai kecewa karena pemain pentingnya memilih mengakhiri kebersamaan yang sudah dilalui selama setahun.

Alasan kuat yang membuatnya kembali adalah belum pernah menjuarai kompetisi bersama Persib. Yang pernah ia juarai bersama Persib hanya Piala Presiden 2015.

Ambisi besar itu membuatnya setia berkostum biru khas kebanggaan Persib. Ia pun jadi elemen penting di lini tengah Persib meski berkali-kali pelatih Persib berganti.

2. Ferdinand Sinaga

Ferdinand Sinaga

(Foto: Persib.co.id)

Di musim perdananya bersama Persib Bandung, Ferdinand Sinaga sukses menghadirkan gelar juara ISL 2014. Namun, ia terlibat perseteruan dengan salah seorang manajemen Persib yang membuatnya memilih menyeberang ke Sriwijaya FC pada 2015.

Ia lalu pindah ke PSM Makassar pada 2016. Ferdinand kemudian mencoba peruntungan dengan bergabung ke klub Malaysia, Kelantan FA, pada 2018.

Ferdinand lalu kembali ke PSM beberapa bulan kemudian. Alasannya, sang istri saat itu akan melahirkan. Kurang suksesnya Ferdinand di Malaysia juga disinyalir jadi penguat kembalinya ia ke PSM Makassar.

Selepas dari PSM, Ferdinand sempat bergabung ke PSMS Medan pada 2020. Ia kemudian bergabung ke klub Timor Leste, Boavista FCFC, pada 2021.

Uniknya, meski sudah dikontrak, Ferdinand dilepas gratis ke Persib. Itu karena kompetisi di Timor Leste belum bergulir. Sehingga, Persib bisa memulangkan kembali 'Si Anak Hilang'.

Ferdinand pun jadi bagian Persib lagi sejak Maret 2021. Kehadiran Ferdinand disambut antusias Bobotoh mengingat sang pemain adalah elemen kesuksesan Persib menjuarai ISL 2014.

Namun, di masa bakti keduanya bersama Persib, Ferdinand harus berbagi tempat dengan Wander Luiz, Ezra Walian, hingga Frets Butuan. Meski begitu, ia melaluinya meski harus terkadang jadi pemain pelapis.

Ferdinand membuktikan kemampuannya belum habis. Ia tercatat mengoleksi dua gol di Piala Menpora 2021. Salah satu golnya bahkan tergolong indah karena dicetak melalui tendangan bebas di partai final melawan Persija Jakarta dari sudut yang dianggap banyak orang kurang ideal.

Ferdinand pun diprediksi bakal jadi bagian penting Persib di Liga 1 musim depan. Sebaliknya, Boavista FC harus menelan kecewa karena tak bisa memakai jasa salah satu striker terbaik yang dimiliki Indonesia.

1. Beckham Putra

Beckham Putra

(Foto: Persib.co.id)

Pemain berposisi gelandang ini adalah talenta muda menjanjikan di skuad Persib Bandung sekarang. Ia beberapa kali jadi bagian Timnas Indonesia di kelompok usia. Terakhir, ia pernah jadi bagian Timnas U-19 yang diproyeksikan bermain di Piala Dunia U-20 2021.

Skill olah bola Beckham menarik minat klub Serbia, FC Surjeka Niksic. Ketertarikan klub ini tak lepas dari pelatih Miljan Radovic yang jadi arsitek tim. Radovic merupakan mantan pemain dan pelatih Persib Bandung.

Miljan Radovic juga punya peran penting bagi Beckham. Ia merupakan pelatih yang mempromosikan Beckham ke tim senior Persib pada 2019. Adik Gian Zola itu menembus tim senior saat usianya baru menginjak 17 tahun.

Miljan Radovic pun tahu betul kualitas Beckham sehingga ingin memboyongnya ke Eropa pada Januari 2021 lalu. Namun, keinginan Miljan Radovic dan klubnya berbuah kecewa, Beckham bertahan di Persib.

Manajemen Persib dan pelatih Robert Alberts menahan Beckham. Alasannya, Beckham saat itu masih dalam tahap pemulihan cedera usai memperkuat Timnas Indonesia U-19.

Menurut pengakuan Beckham saat itu, Robert Alberts tidak mengizinkannya pergi karena tak ingin cederanya bertambah parah. Beckham baru diizinkan pergi jika kondisinya benar-benar fit.

Saat ini, Beckham sudah pulih dari cedera Medial Collateral Ligament (MCL) dan meniskus. Ia pun tampil cukup impresif bersama Persib di Piala Menpora 2021 dan membawa tim menjadi runner-up.

1
5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini