Marotta Girang Perjudiannya Bawa Conte ke Inter Berbuah Manis

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Senin 03 Mei 2021 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 47 2404824 marotta-girang-perjudiannya-bawa-conte-ke-inter-berbuah-manis-JGbpeVUlWr.jpg Antonio Conte (Foto: Massimo Pinca/REUTERS)

MILAN - Direktur Inter Milan, Giuseppe ‘Beppe’ Marotta, mengakui bahwa telah membuat perjudian dengan membawa Antonio Conte sebagai pelatih klubnya. Beruntung perjudian Marotta tersebut mampu berbuah manis dengan keberhasilan Conte membawa Inter juarai Liga Italia musim 2020-2021.

Ketika pertama kali menunjuk Conte sebagai pelatih Inter pada 2019, Marotta dihujat banyak penggemar. Pasalnya, gaji Conte yang mencapai 12 juta euro atau sekitar Rp208 miliar per musim dirasa terlalu besar.

Banyak menganggap dana itu lebih baik digunakan untuk mendatangkan pemain. Apalagi Marotta dianggap dianggap malas mencari pelatih lain, karena keduanya pernah bekerja bersama di Juventus.

Antonio Conte

Anggapan yang terakhir itu sebenarnya tidak salah. Justru karena mengetahui kualitas Conte, Marotta berani mendatangkan pelatih bergaji mahal. Apalagi Conte terbukti pernah memberikan Juventus gelar 2011-2012, 2012-2013 dan 2013-2014.

“Saya memiliki filosofi jika lebih baik memberi pemain lebih sedikit, dengan berinvestasi kepada pelatih hebat, taruhannya bisa terlihat dari jumlah trofi yang didapat pada CV-nya,” kata Marotta dikutip Football Italia, Senin (3/5/2021).

Baca Juga: Trappatoni Balik ke Juventus Usai Bawa Inter Milan Juara Liga Italia, Bagaimana Conte?

“Saya mendatangkan Conte ke Inter, karena saya merasa dia merupakan pelatih yang tepat. Bersama-sama, kami telah mendatangkan tiga trofi Liga Italia saat di Juventus,” ujarnya.

“Hal itu berarti saya mengetahui jika beberapa pernyataannya di media adalah untuk memotivasi klub dan mendorong kami maju. Dia ingin memastikan kami mengalami kemajuan pesat, meski sedikit lambat,” tuturt Marotta.

(Ram)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini