Buang Peluang Emas saat Lawan Madrid, Jangan Terlalu Sedih Timo Werner!

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 28 April 2021 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 28 261 2402003 buang-peluang-emas-saat-lawan-madrid-jangan-terlalu-sedih-timo-werner-w2w6lb7xX7.jpg Timo Werner. (Foto/Reuters)

MADRD – Thomas Tuchel mengatakan bahwa Timo Werner sangat kesal dan bersedih saat membuang peluang emas ketika Chelsea menghadapai Real Madrid pada leg pertama semifinal Liga Champions 2020-2021. Berlaga di Stadion Alfredo Di Stefano, The Blues mampu menahan tim rumah dengan skor akhir 1-1.

Chelsea unggul lebih dulu melalui pergerakan gemilang Christian Pulisic yang menipu Thibaut Courtois pada menit ke-14. Hanya saja Karim Benzema mampu menyamakan kedudukan melalui gol akrobatik.

Foto/Reuters

Sementara itu, Werner sebenarya bisa membuat timnya unggul lebih dulu sebelum gol Pulisic. Hanya saja, pemain Timnas Jerman itu gagal memanfaatkan umpan tarik dari rekannya di depan gawang Madrid.

Baca juga: Tujuh Fakta Menarik Real Madrid vs Chelsea

Penyelesaiannya yang belum maksimal membuat namanya terus dibayangi Tammy Abraham dan Olivier Giroud. Pasalnya, Werner sebelumnya juga tak bisa menyelesaikan peluang saat Chelsea melawan West Ham di Liga Inggris.

Baca juga: Ditahan Chelsea, Zidane Harap Real Madrid Tuai Keajaiban Ramos di London

Thomas Tuchel selepas laga di Madrid, menyarankan agar anak asuhnya tersebut tak bersedih berlarut-larut. Pelatih asal Jerman itu meminta Werner untuk segera bangkit pada laga-laga selanjutnya.

"Dia melewatkan satu peluang emas melawan, sekarang dia melewatkan satu lagi. Tapi bersedih berlama-lama juga tidak akan membantu," kata Tuchel mengutip Metro.

“Hari ini, kami sedih, marah, ini normal. Dia marah, dia kecewa, besok dia punya hari libur dan keesokan harinya dia harus angkat dagu. Dia profesional, dia pemain top, dia bekerja keras, dia mendapat posisi itu, dan dari sana kami terus maju.

Tuchel merasa timnya layak menang. Menurut dia, Chelsea bermain lebih baik ketimbang Real Madrid di babak pertama.

Foto/Reuters

“Kami memulai permainan dengan sangat, sangat baik, sangat agresif, dengan memperlihatkan kualitas. Kami pantas memenangkan babak pertama karena kami memiliki banyak peluang, sebagian peluang lagi kami kehilangan presisi, tepatnya saat bola terakhir, untuk memiliki lebih banyak peluang untuk mencetak gol,” ungkap Tuchel.

“Sayangnya mereka mencetak gol dari bola mati. Itu adalah hasil yang mengecewakan di babak pertama dan penting bagi kami untuk tetap tenang dan tidak kehilangan kepercayaan diri,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini