Ini yang Wajib Dilakukan Chelsea jika Ingin Kalahkan Real Madrid

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 27 April 2021 15:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 27 261 2401569 ini-yang-wajib-dilakukan-chelsea-jika-ingin-kalahkan-real-madrid-vqczVCm6L1.jpg Para pemain Chelsea (Foto: Mike Hewitt/REUTERS)

LONDON – Legenda Chelsea, Chris Sutton, memberikan saran kepada mantan klubnya jelang menghadapi Real Madrid di leg pertama semifinal Liga Champions musim 2020-2021. Sutton meminta agar para pemain Chelsea bisa membuat Madrid merasa sangat frustasi dalam laga tersebut.

Sebagaimana diketahui, Chelsea memang berhasil menjalani kampanyenya di Liga Champions 2020-2021 dengan performa mengesankan. Ya, Chelsea yang awalnya tidak terlalu diunggulkan justru bisa bertahan hingga mencapai babak semifinal Liga Champions 2020-2021.

Chelsea

Selama perjalanan menuju semifinal Liga Champions 2020-2021, Chelsea memang menorehkan hasil positif impresif, termasuk kemenangan dalam dua laga kontra FC Porto. Pada babak semifinal Liga Champions 2020-2021, Chelsea bakal berhadapan dengan Real Madrid.

Dengan menghadapi Madrid yang notabene klub paling berpengalaman di Liga Champions, membuat Chelsea tidak terlalu diunggulkan untuk bisa mencapai partai final. Meski secara kualitas pemain, Chelsea dan Madrid memang sejatinya cukup berimbang.

Baca Juga: 4 Pemain Ini Jalani Reuni di Laga Real Madrid vs Chelsea

Selain pengalaman, Madrid juga unggul head-to-head dibandingkan klub asal London Barat tesebut. Pasalnya dari dua pertemuan, skuad Los Blancos –julukan Madrid– berhasil menyelesaikannya dengan kemenangan.

Sadar dengan potensi berbahaya yang dimiliki Madrid, membuat Sutton pun berkomentar. Ya Sutton menyarankan agar para pemain Chelsea bisa bermain sabar, dan membuat Madrid merasa frustrasi dalam pertandingan tersebut.

“Cara Thomas Tuchel menyingkirkan Real Madrid asuhan Zidane adalah membuat mereka frustrasi, dengan cara bersabar dan menerkam,” jelas Sutton, sebagaimana dilaporkan oleh Football London, Selasa (27/4/2021).

Chelsea

“Setelah menyelesaikan tugas melawan Porto dalam perempat final leg kedua, Tuchel berkata: ‘Bagian dari performa adalah dengan tidak membiarkan [tim] lain tampil, dan kami melakukan ini’. Dia bangga dengan itu,” sambung pria berusia 48 tahun tersebut.

Baca Juga: Rekor Pertemuan Real Madrid vs Chelsea, Los Blancos Dihantui Hasil Buruk

“Tuchel dengan segera memperkenalkan format tiga bek setelah mengambil alih dari Frank Lampard dan selalu menggunakan dua gelandang bertahan. Dengan basis ini, dan Thiago Silva di pertahanan, mereka tahu cara menghentikan lawan mencari celah terobosan,” imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini