Liga Super Eropa Ditangguhkan, PSG Resmi Batal Juara Liga Champions 2020-2021 Hari Jumat

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 21 April 2021 07:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 51 2398162 liga-super-eropa-ditangguhkan-psg-resmi-batal-juara-liga-champions-2020-2021-hari-jumat-EA1uIzn1nS.jpg PSG batal juara Liga Champions 2020-2021 hari Jumat. (Foto: REUTERS/Christian Hartmann)

LIGA Super Eropa ditangguhkan. Kabar itu dimunculkan Bleacher Football yang mengutip dari New York Times.  Penyelenggara Liga Super Eropa juga sudah memberi konfirmasi untuk menangguhkan kompetisi. Mereka sedang membangun atau mencoba membentuk format baru, sehingga membutuhkan waktu untuk menggelar kompetisi.

“Kami sedang mempertimbangkan kembali langkah-langkah yang tepat untuk membentuk kembali proyek ini. Kami mengusulkan kompetisi baru, karena kompetisi saat ini tidak berfungsi. Klub Liga Inggris terpaksa pergi karena tekanan dari luar,” tulis pernyataan resmi Liga Super Eropa.

Dengan ditangguhkannya kompetisi Liga Super Eropa, otomatis Paris Saint-Germain (PSG) batal dinobatkan sebagai juara Liga Champions 2020-2021 pada Jumat, 23 April 2021. Sebelumnya, Les Parisiens –julukan PSG– disebut-sebut akan ditunjuk sebagai juara Liga Champions 2020-2021 pada Jumat, atau tepat di hari Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) mengadakan rapat luar biasa.

PSG

(PSG batal juara Liga Champions hari Jumat)

PSG dikukuhkan menjadi juara karena hanya mereka, semifinalis Liga Champions (Real Madrid, Manchester City dan Chelsea) yang memutuskan tak ambil bagian di Liga Super Eropa. Sekadar informasi, anggota Exco UEFA, Jesper Moller, mengultimatum akan mencoret 12 peserta Liga Super Eropa dari seluruh kompetisi garapan UEFA.

“Klub-klub itu (12 klub yang tampil di Liga Super Eropa) harus pergi (dari Liga Champions) dan saya harap itu terjadi pada Jumat. Kemudian, kami akan mencari tahu bagaimana cara menyelesaikan kompetisi Liga Champions musim ini. Ada rapat luar biasa hari Jumat,” kata Jesper Moller mengutip dari Soccerway, Selasa 20 April 2021.

Rupanya, ultimatum yang dikeluarkan Jesper Moller dan presiden UEFA Aleksander Ceferin kemarin, menimbulkan efek kejut yang luar biasa kepada sejumlah kontestan Liga Super Erooa. Dini hari tadi, enam klub Liga Inggris yang sebelumnya bergabung di Liga Super Eropa, memutuskan mundur.

Sebanyak enam klub yang dimaksud adalah Liverpool, Chelsea, Manchester City, Manchester United, Tottenham Hotspur dan Arsenal. Selain enam klub di atas, Barcelona, Atletico Madrid, AC Milan dan Inter Milan kabarnya juga mundur dari Liga Super Eropa.

BACA JUGA: 6 Klub Asal Inggris Resmi Keluar dari Liga Super Eropa

Otomatis tinggal Juventus dan Real Madrid yang bertahan. Kemungkinan besar karena tinggal dua tim yang tersisa inilah, penyelenggara Liga Super Eropa menangguhkan proyek ambisius mereka.

Sebelumnya, presiden Liga Super Eropa, Florentino Perez, menargetkan kompetisi bergulir per Agustus 2021. Sebanyak 12 klub awalnya dipastikan ambil bagian di Liga Super Eropa. Mereka ialah AC Milan, Arsenal, Atletico Madrid, Chelsea, Barcelona, Inter Milan, Juventus, Liverpool, Manchester City, Manchester United, Real Madrid dan Tottenham Hotspur.

Florentino Perez

(Presiden Liga Super Eropa, Florentino Perez)

Nantinya, ada 20 klub yang ambil bagian di Liga Super Eropa. Sebanyak 20 klub itu dibagi ke dalam dua grup, yang mana masing-masing grupnya berisikan 10 tim. Nantinya, 10 tim itu bertanding kandang dan tandang.

Tiga tim teratas dari masing-masing grup lolos otomatis ke perempatfinal Liga Super Eropa. Sementara itu, tim yang menduduki posisi empat dan lima akan melakoni babak playoff untuk mencari dua slot tersisa di perempatfinal Liga Super Eropa.

Kemudian, babak perempatfinal dan semifinal dilangsungkan dengan format kandang dan tandang. Barulah, partai puncak digelar satu laga, atau biasa dilangsungkan di tempat netral.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini