Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Pelatih yang Pernah Berseteru dengan Jose Mourinho

Djanti Virantika , Jurnalis-Senin, 12 April 2021 |12:24 WIB
5 Pelatih yang Pernah Berseteru dengan Jose Mourinho
Jose Mourinho. (Foto: Tottenham Hotspur)
A
A
A

JOSE Mourinho jadi salah satu pelatih yang namanya selalu mendapat sorotan lebih di dunia sepakbola. Hal itu turut terjadi saat ini kala Mourinho melatih Tottenham Hotspur.

Bukan cuma karena prestasi, Mourinho juga kerap kali mendapat perhatian lebih karena perseteruannya dengan pelatih-pelatih lain. Salah satunya bahkan baru terjadi pada malam hari tadi saat Tottenham menjamu Manchester United dalam pekan ke-31 Liga Inggris 2020-2021.

BACA JUGA: Usia 19 Tahun, Mason Greenwood Samai Pencapaian Cristiano Ronaldo

Usai laga yang dimenangkan Man United dengan skor 3-1 itu rampung digelar, Mourinho pun terlibat perseteruan dengan Manajer Man United, Ole Gunnar Solskjaer. Semua berawal dari komentar yang dialamatkan Solskjaer kepada pemain Tottenham Hotspur, Son Heung-min.

BACA JUGA: Gol Cavani Dianulir, Tottenham Laporkan Serangan Rasis Son Heung-min ke Liga Inggris

Insiden yang melibatkan Son dengan Scott McTominay memang mewarnai laga tersebut hingga berujung pada dianulirnya gol Edinson Cavani di menit ke-33. Tidak terima dengan keputusan itu, Solskjaer menuduh Son berpura-pura dilanggar oleh McTominay.

Mendengar hal itu, Mourinho pun tak tinggal diam dan memberi jawaban yang menohok. Pelatih berusia 58 tahun murka menyerang balik Solskjaer demi membela Son Heung-min. Perseteruan ini pun jadi perhatian besar karena makin menambah panjang daftar pelatih yang pernah terlibat adu mulut dengan Solskjaer. Berikut, lima pelatih yang pernah berseteru dengan Jose Mourinho.

5. Arsene Wenger

Di urutan kelima, ada nama Arsene Wenger. Mantan manajer Arsenal ini pernah beradu mulut dengan Mourinhi. Bahkan, perselisihan tak hanya terjadi satu kali saja.

Arsene Wenger

Salah satunya terjadi pada 2014. Jose Mourinho yang kala itu melatih Chelsea terlibat perselisihan dengan Arsene Wenger yang menangani Arsenal. Mourinho kala itu menyebut Wenger sebagai pelatih spesialis gagal.

"Dia (Arsene Wenger) spesialis kegagalan. Jika saya yang mengalami hal tersebut di Chelsea, selama delapan tahun, maka saya akan pergi dan tidak kembali," ucap Mourinho beberapa tahun silam.

Mendapati kondisi ini, Wenger yang naik pitam tak tinggal diam. Dia turut mengeluarkan respons yang terkesan mengejek kembali Mourinho. Wenger menyebut Mourinho sebagai contoh pelatih yang takut mengalami kegagalan.

4. Rafael Benitez

Berikutnya, ada nama Rafael Benitez. Sama seperti Arsene Wenger, perseteruan antara Mourinho dan Rafael Benitez juga tak hanya terjadi satu atau dua kali saja.

Rafael Benitez

Salah satunya terjadi kala Benitez ditunjuk menjadi suksesor Mourinho di Inter Milan. Benitez kala itu menyampaikan kritik untuk Mourinho atas kiprahnya selama menangani Inter. Menuru Benitez, hal yang dilakukan Mourinho selama ini tak baik untuk Inter.

Kesal, Mourinho langsung menyampaikan komentar sindiran balik untuk Benitez. Dia menyebut bahwa Benitez telah menghancurkan tim terbaik di Eropa ketika menggantikannya di Inter Milan pada 2010.

3. Manuel Pellegrini

Kemudian, ada nama Manuel Pellegrini di daftar pelatih yang pernah berseteru dengan Jose Mourinho. Perseteruan dua pelatih ini sudah dimulai pada musim 2010-2011. Kala itu, Mourinho diminta menangani Real Madrid untuk menggantikan Pellegrini yang hijrah ke Malaga.

Manuel Pellegrini

Berniat mengubah Malaga menjadi tim kuat, Pellegrini gagal melakukan rencananya meski sudah mendatangkan sederet pemain berkelas. Di tengah kondisi ini, Pellegrini melemparkan kritik kepada Mourinho.

“Saya tidak suka dengan pelatih yang hanya mempedulikan skor akhir (seperti Mourinho). Bagi saya, gaya permainan dan kreativitas di atas lapangan juga penting,” ujar Pellegrini.

Mendegar hal itu, Mourinho juga memberi jawaban menohok untuk Pellegrini. Perseteruan ini pun akhirnya terus berlanjut sampai saat ini.

“Andaikan saya dipecat oleh Real Madrid, akan banyak kesebelasan ternama datang. Saya bisa melatih tim papan atas di Inggris atau Italia. Bukan ke Malaga,” jawab Mourinho untuk Pellegrini.

2. Josep Guardiola

Josep Guardiola juga pernah terlibat perseteruan dengan Mourinho. Hal itu turut terlihat kala Guardiola menangani Barcelona dan Mourinho mengisi kursi kepelatihan Real Madrid.

Josep Guardiola

Tepatnya pada musim 2010-2011, kala itu laga Real Madrid melawan Barcelona atau yang biasa disebut El Clasico harus digelar empat kali dalam rentang waktu 18 hari. Hal itu terjadi untuk ajang Liga Spanyol, semifinal Liga Champions, dan final Copa del Rey.

Persaingan ketat dari kedua tim membuat perselisihan antara Guardiola dan Mourinho tak terelakkan. Salah satu pemicunya adalah dianulirnya gol Pedro di final Copa del Rey hingga berujung pada kegagalan Barcelona menjuarai ajang tersebut.

"Asisten wasit pasti punya penglihatan tajam sehingga tahu Pedro offside sejauh 2 cm,” ujar Guardiola kala itu yang tak terima dengan keputusana wasit.

Mendengar hal ini, Mourinho pun memberi jawaban menohok.

"Sampai detik ini, ada segelintir pelatih yang tidak berkomentar soal keputusan wasit dan banyak pelatih, termasuk saya, yang gemar mengkritik keputusan wasit. Sekarang, dengan komentar Pep, kita telah memulai era baru dengan kelompok pelatih ketiga, di mana cuma ada dia, yang mengkritik wasit saat keputusan itu benar. Ini benar-benar sebuah hal yang baru bagi saya," ujar Mourinho kala itu.

1. Antonio Conte

Terakhir, ada nama Antonio Conte. Rivalitas kedua pelatih ini tampak begitu tinggi hingga akhirnya membuat adu mulut tak terhindarkan di pinggir lapangan.

Antonio Conte

Salah satunya terjadi pada Oktober 2016. Itu menjadi pertemuan pertama antara Mourinho dengan Conte. Mourinho pun harus menelan pil pahit karena Man United dikalahkan mantan timnya, yakni Chelsea, dengan skor telak 0-4.

Usai laga, Conte merayakan kemenangan itu dengan selebrasi. Panas melihat aksi Conte, Mourinho menyebut selebrasi Conter terlalu berlebihan.

“Dia (Conte) tidak pantas merayakan itu dengan skor 4-0, selebrasi itu harusnya dilakukan jika Chelsea menang 1-0. Kami merasa tersinggung dengan sikapnya,” kata pria yang akrab disapa Mou itu.

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement