Bek Atalanta Alami Trauma Usai Terima Perlakuan Buruk dari Cristiano Ronaldo

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 05 April 2021 11:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 05 47 2389457 bek-atalanta-alami-trauma-usai-terima-perlakuan-buruk-dari-cristiano-ronaldo-54peo7gYfZ.jpg Cristiano Ronaldo (Foto: Reuters)

BERGAMO – Fullback Atalanta, Robin Gosens, mengungkapkan kisah memalukan saat bertemu dengan Cristiano Ronaldo. Pada biografinya bertajuk Dreams are Worthtime, Gosens merinci interkasi canggung antara dirinya dengan pemain Juventus.

Gosens tak menyangkal bahwa ia memiliki kekaguman terhadap Cristiano Ronaldo. Sebagai pemain yang sangat mengidolakan CR7, maka tidak heran jika pada akhirnya Gosens ingin memiliki jersey Cristiano Ronaldo ketika keduanya saling bertemu di dalam lapangan.

Cristiano Ronaldo

Kesempatan itu datang, dan Gosens sudah menandai Cristiano Ronaldo setelah pertandingan usai. Namun, ketika ia pergi ke pemain Portugal itu untuk meminta jersey, Gosens mendapat penolakan yang kasar.

Baca juga 5 Hal yang Wajib Dilakukan Cristiano Ronaldo untuk Raih Trofi Ballon dOr 2021

Kisah itu bahkan tidak bisa dilupakan oleh Gosens. Pemain berpaspor Jerman itu mengaku merasa malu atas insiden tersebut dan memberi kesan trauma kepada Gosens.

Baca juga Daftar Top Skor Liga Italia: Cristiano Ronaldo Dikejar Lukaku

“Setelah pertandingan melawan Juventus, saya berusaha mewujudkan impian saya memiliki jersey Ronaldo,” ungkap Gosens, mengutip dari Goal, Senin (5/4/2021).

“Setelah peluit akhir saya menghampirinya, bahkan tidak mengumumkan kepada publik untuk merayakan. Tetapi, Ronaldo tidak menerimanya,” tambahnya.

“Saya bertanya: ‘Cristiano, bolehkah saya memiliki jersey Anda? Ia bahkan tidak melihat saya, ia hanya berkata” ‘Tidak’,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Gosens menjelaskan bagaimana interaksinya dengan Cristiano Ronaldo membuat hatinya ciut. Ia merasa sang idola telah menghancurkan semangatnya sebagai seorang penggemar.

Cristiano Ronaldo

“Saya benar-benar tersipu dan malu. Saya pergi dan merasa kecil,” imbuh pemain berusia 26 tahun tersebut.

“Anda tahu saat ketika sesuatu yang memalukan terjadi dan Anda melihat sekeliling untuk mengetahui apakah ada yang menyadarinya? Itulah yang saya rasakan dan berusaha menyembunyikannya,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini