
Meski tertinggal, Persik tak tampil ngotot. Mereka memilih sabar dalam membangun serangan.
PSS memusatkan serangan pada Irfan jaya yang memiliki kecepatan. Eks Persebaya Surabaya itu kerap menyisir lini kanan pertahanan Persik.
Peluang emas didapatkan striker Persik, Septian Bagaskara. Berhasil melewati Mario Maslac, Septian yang berdiri bebas melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Hanya saja, sepakannya yang terlalu lemah, mudah ditangkap kiper PSS Sleman, Muhammad Adi Satryo.
Hariyanto Panto berhasil masuk ke dalam kotak penalti ke PSS Sleman. Namun, dia memilih menembak bola dari posisi sempit daripada mengoper ke Bagaskara yang tak terkawal membuat peluang terbuang.