Profil Bambang Pamungkas, Legenda Persija Jakarta dan Timnas Indonesia

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Rabu 31 Maret 2021 18:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 31 49 2387355 profil-bambang-pamungkas-legenda-persija-jakarta-dan-timnas-indonesia-QDXcPrBs82.jpg Bambang Pamungkas (Foto: Instagra)

BAMBANG Pamungkas merupakan salah satu dari sekian banyak legenda sepakbola Indonesia. Pria kelahiran Semarang, 10 Juni 1980 ini memiliki nama besar di tim Persija Jakarta dan Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

Memutuskan untuk gantung sepatu pada akhir 2019, nama Bepe –sapaan akrab Bambang Pamungkas– akan selalu dikenang sebagai pemain terbaik dalam sejarah Persija.

Pemain dengan ciri khas kumis tebal ini pernah dua kali mempersembahkan gelar juara Liga Indonesia untuk tim ibu kota, yaitu 2001 dan 2018. Dia juga sekali tercatat sebagai pemain tersubur Liga Indonesia 1999-2000 dengan 24 gol.

Bambang Pamungkas memulai karier profesinal bersama Persija Jakarta pada 1999. Pada 2000, Bepe sempat dipinjamkan Persija ke klub kasta ketiga Belanda, EHC Norad, selama empat bulan.

Baca juga: Persija Jakarta Tak Perpanjang Kontrak Bambang Pamungkas sebagai Manajer

Sekembalinya ke Persija, Bambang Pamungkas membawa Persija Jakarta kampiun Liga Indonesia 2001. Di partai puncak, Persija menang 3-2 atas PSM Makassar dan Bambang Pamungkas menjadi bintang di laga tersebut. Sebab, Bepe mencetak dua dari tiga gol yang dibuat Persija di final.

Setelahnya, Bambang Pamungkas mencoba peruntungan dengan berkarier di Malaysia bersama Selangor FA. Selama dua musim Bambang Pamungkas berkarier di negeri seberang yakni pada 2005 hingga 2007.

Pada musim pertamanya bersama Selangor FA, Bepe bergelimang gelar. Dia membawa Selangor FA menjuarai Liga Primer Malaysia (kasta kedua sepakbola Malaysia), Piala Malaysia, Piala FA Malaysia, dan Piala Sultan Selangor pada 2005. Tidak hanya itu, ia juga dianugerahi sebagai pemain asing terbaik Piala Malaysia dan pencetak gol terbanyak Piala FA pada tahun yang sama.

Meski begitu, Bambang Pamungkas tetap menjadikan Persija Jakarta sebagai tempatnya untuk pulang ketika memutuskan kembali meramaikan kompetisi sepakbola Tanah Air. Ia kembali memperkuat Persija Jakarta dan bertandem dengan Aliyudin di lini depan tim pada 2007.

Akan tetapi, setelah enam musim (2007-2013) kembali memperkuat Persija Jakarta, sebuah langkah mengejutkan sempat diambilnya dengan hengkang ke salah satu klub asal Bandung, Pelita Bandung Raya (PBR) pada 2014.

Namun, kala itu ia beralasan kepindahannya ke PBR murni karena urusan profesionalisme. Sebab, berbagai rumor sempat bermunculan terkait kepindahan Bambang Pamungkas saat itu, salah satunya dikaitkan dengan masalah internal yang tengah terjadi di kubu Persija Jakarta.

Bertahan satu musim bersama PBR, Bambang Pamungkas kemudian memilih kembali memperkuat Persija Jakarta pada 2015 hingga akhirnya memilih pensiun pada akhir 2019.

Jauh sebelum namanya bersinar bersama Persija Jakarta, Bepe justru lebih dulu mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19 pada sebuah turnamen di Manila, Filipina pada 1998. Sebanyak tujuh gol berhasil ia sarangkan pada turnamen tersebut.

"Dalam karier sepakbola saya, ada sesuatu yang unik yang mungkin tidak terjadi kepada pemain lain. Ketika saya mendapatkan panggilan Timnas Indonesia senior untuk pertama kali, status saya masih pemain amatir," tulis Bepe dilansir dari artikel bertajuk Persija Bukan Tujuan Utama Saya.

Berbicara kariernya bersama Timnas Indonesia, pahit-manis sepertinya sudah pernah ia rasakan bersama Skuad Garuda. Bepe sempat menjadi andalan di awal kiprahnya dengan menjadi top skor Piala AFF 2002 dengan delapan gol (Indonesia gagal juara karena kalah adu penalti dari Thailand di final).

Setelah itu, cedera yang ia alami pada 2004 membuatnya kehilangan tempat di Timnas Indonesia. Akan tetapi, semangat pantang menyerah yang ia tunjukkan membuat Bambang Pamungkas kembali jadi andalan lini depan Timnas pada 2007.

Akan tetapi, setelah Piala Asia 2007, Bepe perlahan kembali mengalami penurunan performa. Tempatnya di lini depan Timnas Indonesia pun tergantikan oleh sejumlah nama mulai dari Boaz Solossa, Cristian Gonzales hingga Irfan Bachdim. Bepe pun akhirnya memutuskan pensiun dari Timnas Indonesia pada April 2013.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini