TURIN – Mantan pemain Juventus, Claudio Gentile, meyakini ada revolusi di tubuh Juventus, seiring kegagalan Bianconeri –julukan Juventus– musim ini. Dalam pandangan Gentile, juru taktik Juventus, Andrea Pirlo, diprediksi menjadi sosok pertama yang dikorbankan dalam revolusi ini.
Pirlo mengambil tawaran menangani Juventus pada 8 Agustus 2020. Keputusan teramat berani diambil Pirlo. Sebab, pria 42 tahun ini tidak mempunyai pengalaman menangani klub profesional sebelumnya.

(Pirlo segera dipecat Juventus?)
Uniknya, sembilan hari sebelum diangkat sebagai pelatih Juventus, ia baru saja menerima tawaran menjadi juru taktik skuad U-23 si Nyonya Tua. Karena minim pengalaman di level manajerial, Pirlo gagal mengerek performa Juventus.
Hingga pekan ke-28 Liga Italia 2020-2021, Juventus tertahan di posisi empat dengan 55 angka. Bianconeri tertinggal 10 angka dari Inter Milan di tangga teratas.
Di Liga Champions, langkah Juventus terhenti di babak 16 besar. Ironisnya, klub yang menyingkirkan Juventus adalah FC Porto, klub yang secara materi peman jauh di bawah Bianconeri .
BACA JUGA: Sergio Aguero Tinggalkan Man City, ke Juventus atau Barcelona?
Merujuk hasil yang didapat musim lalu, performa Juventus musim ini lebih buruk. Musim lalu di bawah arahan Maurizio Sarri, Juventus mendapatkan trofi Liga Italia, menembus final Coppa Italia dan juga terhenti di babak 16 besar Liga Champons.