Ribut Hak Komersial, UEFA Tunda Keputusan Format Baru Liga Champions

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 31 Maret 2021 10:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 31 261 2386981 ribut-hak-komersial-uefa-tunda-keputusan-format-baru-liga-champions-bDuj3D4c93.jpg Trofi Liga Champions (Foto: Reuters)

NYON – Liga Champions rencananya akan menggunakan format baru mulai musim 2024. Rancangan untuk format baru tersebut sejatinya sudah dibahas sejak dua tahun terakhir.

Dalam format baru ini, nantinya akan ada penambahan klub peserta Liga Champions, dari yang semula 32 menjadi 36. Akan tetapi, karena satu dan lain hal, penetapan format baru Liga Champions ini belum bisa disahkan.

Baca juga: Cedera Lutut Buat Robert Lewandowski Absen Lawan PSG

Dewan Asosiasi Klub Eropa (ECA), yang mewakili pandangan klub-klub paling kuat di Benua Biru, terpecah dan tidak dapat memberikan dukungan formal untuk proposal UEFA ketika bertemu pada Senin 29 Maret 2021.

Logo Liga Champions

Hal ini disebabkan karena beberapa klub tetap yakin mereka harus mengontrol aspek komersial kompetisi, seperti televisi dan hak sponsor. Karena perbedaan pendapat ini, maka rancangan untuk format baru Liga Champions tidak dapat diteruskan ke komite eksekutif.

Baca juga: Liverpool Hadapi Real Madrid, Mohamed Salah Tak Ada Niatan Balas Dendam

Pada Rabu (31/3/2021) waktu setempat, rencananya UEFA akan kembali melakukan pertemuan dengan ECA dan pihak-pihak terkait lainnya. Akan tetapi, keputusan resmi baru akan dibuat pada pertemuan mendatang, yakni 19 April 2021.

“UEFA dapat mengkonfirmasi bahwa pertemuan komite eksekutif akan berlangsung Rabu (31/3/2021) dan masa depan kompetisi klub pasca-2024 akan menjadi salah satu topik yang dibahas,” tulis pengumuman UEFA.

"Namun, keputusan resmi dalam hal ini hanya akan dibuat pada pertemuan komite eksekutif UEFA berikutnya pada 19 April, untuk menyelesaikan diskusi yang sedang berlangsung," imbuh mereka.

Sementara itu, mengenai penambahan peserta ini juga masih menimbulkan kontroversi. Karena disebutkan bahwa akan ada jatah wild card untuk klub yang memiliki sejarah dan bagus dan juga berprestasi.

Liverpool juara Liga Champions

Seandainya melihat situasi saat ini, jatah wild card tersebut bisa diberikan kepada Liverpool. Sebagaimana diketahui, jika The Reds gagal finis di posisi empat besar klasemen Liga Inggris dan mereka tak menjuarai Liga Champions musim ini, maka mereka tidak bisa mengikuti turnamen tersebut tahun depan.

Kendati demikian, dengan adanya wild card, Liverpool bisa tetap berlaga di Liga Champions. Karena musim lalu mereka menjuarai Liga Inggris dan pada musim 2018-2019 jadi kampiun Liga Champions.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini